USD/JPY bergerak cukup impulsif dengan kenaikan bullish baru-baru ini setelah melambung dari area support penting di 105,50. JPY cukup positif dengan beberapa laporan terbaru seperti penurunan signifikan Tingkat Pengangguran dari 2,8% ke 2,4%, yang membuat mata uang Jepang memperoleh momentum penting melawan USD. Menjelang rilisnya laporan ekonomi berdampak tinggi dari sisi USD pekan ini dan potensi Kenaikan Suku Bunga bulan ini, USD saat ini pulih cukup baik dari serangan impulsif JPY. Hari ini, laporan Pesanan Industri USD akan dirilis yang diperkirakan turun ke -0,4% dari angka positif sebelumnya di 1,7%, dan laporan Optimisme Ekonomi dari IBD/TIPP diperkirakan naik ke 58,2 dari angka sebelumnya 56,7. Menjelang rilis Data Ketenagakerjaan Non-Pertanian, Penghasilan Per Jam rata-rata, dan laporan Tingkat Pengangguran mendatang, USD diperkirakan akan memperoleh momentum yang dapat menghasilkan tekanan bullish lebih lanjut pada pasangan ini. Hari ini, tidak ada laporan ekonomi JPY yang akan rilis namun pada Kamis, laporan Pinjaman Bank JPY akan dirilis yang diperkirakan tidak berubah di 2,4%, Akun Lancar diperkirakan naik ke 1,76triliun dari angka sebelumnya 1,48 triliun, Indeks Harga PDB Final diperkirakan tidak berubah di 0,0%, dan PDB Final diperkirakan naik ke 0,2% dari angka sebelumnya 0,1%. Pada skenario saat ini, pekan ini pasar diperkirakan akan cukup volatil dimana sejumlah laporan penting dari kedua sisi diperkirakan akan menyuntikkan ketidakpastian untuk saat ini. Kesimpulannya, menjelang laporan ekonomi mendatang, USD diperkirakan akan memperoleh dan mempertahankan momentum bullish dalam pasangan ini jika laporan-laporan ekonomi yang dirilis menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi pada penutupan harian hari Jumat.
Kini mari lihat gambaran teknikalnya. Harga cukup impulsif dengan kenaikan kemarin setelah melambung dari area harga 105,50. Tren bearish tidak terlalu volatil dimana retracement menuju 20 EMA dan area 107,30-50 diperkirakan terjadi sebelum harga melanjutkan tekanan bearishnya dalam beberapa hari mendatang. Karena harga tetap di bawah area harga 108,50, bias bearish diperkirakan akan berlanjut.
