Pada chart harian pasangan mata uang ini, kita dapat melihat dengan jelas bahwa USD$ masih diperdagangkan dengan bias bullish.
Mata uang AS telah menemukan dukungan dari krisis Turki. Sedangkan untuk mata uang nasional Indonesia, negara tersebut telah memasuki Siklus Pemilihan Presiden. Dalam konteks ini, Rupiah Indonesia kemungkinan akan semakin melemah terhadap USD$. Kita dapat melihat seberapa lama level support akan berperan sebagai rintangan bagi Rupiah Indonesia untuk kembali memperoleh kekuatan. Harap perhatikan level-level 14.303 dan 14.133. Menurut saya, setidaknya perlu 3-6 bulan setelah pemilihan presiden berakhir untuk Rupiah Indonesia kembali pulih, dengan syarat tidak ada faktor eksternal/internal lainnya yang mempengaruhi mata uang ini. Saat ini, pasangan USD/IDR kembali menguji zona resistance yang menjadi support (RBS) di 14.515-14.561 sebelum harga kembali melemah. Selama 14.303 tidak dapat ditembus, 60% kemungkinan USD akan melanjutkan penguatan untuk menguji level 14.784. Bias keseluruhan USD/IDR masih mengikuti bullish (Rupiah Melemah). (Disclaimer)