GBP/USD bergerak cukup impulsif dengan kenaikan bullish baru-baru ini. Pasangan ini telah diperdagangkan dalam perilaku yang non volatil dengan momentum bullish setelah lambung terbaru dari area 1,2850 dengan penutupan harian. Menjelang laporan ekonomi berdampak tinggi dari Inggris pekan ini, USD bergerak cukup lemah dibandingkan dengan GBP dimana hal ini diprediksi akan mendorong momentum kenaikan lebih lanjut dalam pasangan ini.
Baru-baru ini, laporan Leading Index CB Inggris dirilis tidak berubah di -0,2% yang tidak terlalu mempengaruhi kenaikan GBP. Meski hari ini kalender ekonomi tidak terdapat laporan ekonomi dari Inggris, laporan CPI Inggris esok hari akan dirilis dan diperkirakan turun ke 2,4% dari sebelumnya 2,5%. Pada Kamis, laporan Retail Sales GBP akan dirilis dan juga diperkirakan turun ke -0,1% dari sebelumnya 0,7%.
Di sisi lain, laporan Housing Market Index dari NAHB AS akan dirilis dan diprediksi turun ke 66 dari angka sebelumnya 67. Selain itu, laporan Bulding Permits AS akan dirilis dan diperkirakan tidak berubah di angka 1,31 juta dan Housing Starts diperkirakan naik ke 1,24 juta dari angka sebelumnya 1,17 juta.
Sementara itu, beberapa laporan ekonomi mendatang kemungkinan akan menghadang kekuatan GBP, dimana beberapa laporan dari AS juga diperkirakan akan memberikan hasil yang bervariasi. Meski GBP telah menjadi mata uang yang dominan dalam pasangan ini, hasil laporan mendatang yang negatif akan menyuntikkan volatilitas dan kenaikan USD terhadap tekanan bullish dalam prosesnya.
Kini mari lihat gambaran teknikalnya. Harga saat ini menuju area 1,3200. Jika area tersebut ditembus naik dengan penutupan harian, momentum kenaikan lanjutan diperkirakan muncul dengan target menuju 1,3350. Harga bergerak cukup impulsif dengan kenaikan bullish baru-baru ini yang berhasil melawan momentum bearish sebelumnya. Karena harga tetap di atas area 1,3050, bias bullish diperkirakan akan terus berlanjut.
SUPPORT: 1.3050
RESISTANCE: 1.3200, 1.3350
BIAS: BULLISH
MOMENTUM: IMPULSIVE and NON-VOLATILE
