Semalam, Jepang merilis data machine order pada bulan September. Data tersebut (machinery order Jepang diterima dari sektor swasta kecuali volatile order) melampaui ekspektasi pelaku pasar, dalam jangka bulanan, kenaikan sebesar 6,8% dibanding penurunan yang diperkirakan sebesar 3,9%. Tahun ke tahun, order meningkat sebesar 12,6% dengan prakiraan 1,8%.
Nilai order yang tinggi merupakan sinyal yang bagus bagi pengeluaran modal. Perusahaan-perusahaan Jepang akan tetap kuat pada tahun fiskal ini, seperti yang telah disarankan oleh laporan Bank of Japan dari pekan lalu. Perang dagang antara AS dan China tetap merupakan sebuah faktor risiko untuk prakiraan, karena mungkin menyebabkan penurunan pembelian China secara tidak langsung, yang berarti bahwa beberapa produsen Jepang mungkin memilih tidak membeli peralatan baru. Produsen sensitif terhadap perkembangan situasi perdagangan global karena sebagian besar mesin dan bagiannya diekspor ke China, yang pada gilirannya menghasilkan barang jadi untuk dijual ke Amerika Serikat dan pasar lainnya.
Sekarang mari kita lihat gambar teknis USD/JPY pada kerangka waktu H4. Setelah harga keluar dari channel, harga menemukan support di level 112,86 dan sekarang tengah melambung. Namun, lambungan tersebut dangkal dan bear terus meningkat untuk menekan bull, sehingga harga mungkin akan lebih turun menuju support teknis selanjutnya di level 112,40 - 112,50. Tolong perhatikan, kondisi pasar sekarang tengah oversold, namun momentum tetap negatif dan lemah, sheingga kelanjutan pergerakan turun masih terjadi.
