USD/JPY cukup impulsif dengan momentum bullish baru-baru ini ketika berada di dalam kisaran korektif dari area 111,50 hingga 114,50. USD, dengan laporan tenaga kerja yang baru-baru ini dipublikasikan dan menunjukkan hasil yang lebih buruk, cukup tidak pasti dalam prosesnya namun kemarin meraih pijakan terhadap JPY terkait laporan ekonomi lebih buruk yang baru saja dipublikasikan.
JPY cukup impulsif dengan momentum bearish saat ini, menyebabkan harga untuk terus mengoreksi dalam prosesnya. Baru-baru ini laporan Pinjaman Bank Jepang dipublikasikan dengan penurunan menjadi 2,1% yang diharapkan tetap sebesar 2,2%. Selain itu, Neraca Berjalan turun menjadi 1,21T dari angka sebelumnya 1,33T yang diharapkan sebesar 1,29T, sementara PDB Akhir turun menjadi -0,6% dari angka sebelumnya -0,3% yang diharapkan sebesar -0,5%. Selain itu, Indeks Harga PDB Akhir tetap seperti yang diharapkan sebesar -0,3%. Karena BOJ tengah berjuang dengan masalah-masalah Finansial termasuk pelonggaran kebijakan moneter dan perang dagang, hasil ekonomi yang memburuk semakin menambah bencana. Menjelang laporan-laporan ekonomi berdampak tinggi pekan ini, JPY diperkirakan akan terus berjuang jika hasilnya bersifat dovish.
Di sisi USD, rencana Federal Reserve untuk terus menaikkan suku bunga tahun depan sesuai dengan lebih banyaknya keraguan di Wall Street pada hari Senin. Meskipun Fed memiliki rencana untuk menaikkan tingkat suku bunga pada tahun 2019 setidaknya 3 kali yang saat ini ternyata diberikan jeda dan menemui keraguan karena pengetatan kondisi keuangan yang tajam. Terkait laporan-laporan Tenaga Kerja terbaru yang memburuk, situasi ekonomi di AS saat ini cukup waspada dan menjelang kemungkinan keputusan kenaikan suku bunga bulan ini volatilitas tertentu mungkin akan diamati. Hari ini laporan PPI AS akan dipublikasikan yang diperkirakan turun ke 0,0% dari angka sebelumnya 0,6%. PPI Inti jiga diperkitakan turun ke 0,1% dari angka sebelumnya 0,5%. Selain itu, besok laporan CPI diperkirakan akan rilis dengan penurunan ke 0,0% dari angka sebelumnya 0,3% dan CPI Inti diperkirakan tetap sebesar 0,2%.
Terkait skenario saat ini, laporan-laporan ekonomi AS dan fundamental cukup dovish sementara JPY juga tengah berjuang dengan tekanan finansial tertentu. Meski USD cukup mendominasi dengan aksi harga saat ini, setiap perilisan hasil ekonomi yang memburuk dalam beberapa hari mendatang mungkin menyebabkan penguatan JPY dalam beberapa hari mendatang. Terkait kenaikan tingkat suku bunga AS mendatang yang tidak pasti, USD mungkin akan melihat pergeseran sentimen pasar di masa mendatang.
Sekarang mari kita lihat pandangan teknikal. Harga saat ini berada di atas area 113,00 di tepi level dinamis EMA 20 dengan penutupan harian. Tekanan bullish saat ini cukup impulsif namun mungkin menyebabkan pelemahan yang berakibat tekanan bearish tertentu dalam prosesnya. Karena harga tetap di bawah area 114,00-50 dengan penutupan harian, tekanan bearish diperkirakan akan berlanjut dengan target ke area support 111,50 dalam beberapa hari mendatang.
SUPPORT: 111,50, 112,00
RESISTANCE: 114,00-50
BIAS: BULLISH
MOMENTUM: BERGEJOLAK
