Pound Inggris dan euro naik tajam terhadap dolar AS setelah berita muncul mengenai Jerman dan Inggris yang mengabaikan persyaratan utama untuk Brexit. Sumber dari pesan ini adalah Bloomberg. Jika informasi ini dapat diandalkan, penolakan persyaratan utama Brexit akan membantu mencapai kesepakatan perdagangan UE-Inggris dan mencegah konsekuensi serius dari Brexit. Perlu dicatat bahwa penarikan diri Inggris dari UE dijadwalkan pada Maret 2019.
Data yang dirilis di separuh pertama hari ini tidak mendukung mata uang Eropa, meski mereka cukup positif.
Menurtu laporan dari perusahaan penelitian IHS Markit, indeks PMI manajer-manajer persediaan untuk sektor jasa Jerman di Agustus tahun ini sebesar 55 poin dari estimasi awal sebesar 55,2 poin. PMI Gabungan di Agustus sebesar 55,6 poin.Indeks PMI manajer-manajer persediaan untuk sektor jasa kawasan euro di Agustus mencapai 54,4 poin dari 54,2 di Juli tahun ini. PMI Gabungan zona euro di Agustus naik ke 54,5 poin dari 54,3 poin di Juli, sementara para ekonom memperkirakan pertumbuhan ke angka 54,4 poin.
Data pada defisit perdagangan luar negeri AS pada bulan Juli tahun ini kembali menunjukkan pertumbuhan bulanan yang paling signifikan dan menghasilkan tekanan pada dolar AS. Dalam mengevaluasi laporan tersebut, langkah blokade pada bagian Gedung Putih gagal memberikan perubahan sinifikan dalam defisit.
Menurut para pakar, alasan utama untuk pertumbuhan defisit adalah melambatnya pertumbuhan ekonomi negara-negra lain yang menunjukkan dampak negatif pada ekspor produk-produk Amerika.
Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa defisit perdagangan barang dan jasa bulan Juli naik 9,5% dibandingkan dengan bulan Juni dan mencapai 50,08 miliar dolar AS. Seperti yang dikatakan di atas, pertumbuhan dikarenakan oleh ekspor, yang turun 1% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Sementara impor tumbuh 0,9%. Para ekonom memprediksi defisit akan mencapai $50,3 miliar.
Untuk gambaran teknikal pasangan EUR/USD, para pembeli menjalankan tugas dan kembali ke level resistance yang hilang kemarin, dengan mempertahankan potensi kenaikan dalam aset-aset berisiko yang disebutkan dalam ulasan pagi. Situasi ini dapat mengarah pada kelanjutan tren, koreksi yang terlihat sejak 28 Agustus. Tugas untuk untuk waktu dekat adalah tembusan resistance di 1,1650, yang akan menghapus sejumlah order stop dan tes di level 1,1690.
Data pada sektor jasa yang dirilis di paruh pertama hari ini di Inggris Raya telah mendukung Pound Inggris. Menurut laporan, indeks manajer-manajer persediaan untuk sektor jasa Inggris naik ke 54,3 poin di Agustus tahun ini, sementara indeks ini pada bulan Juli mencapai level 53,5 poin. Para ekonom sebelumnya memprediksi PMI untuk sektor jasa Inggris sebesar 53,9 di Agustus.

* Analisis pasar yang disampaikan hanya sebagai informasi dan bukan merupakan panduan untuk transaksi.