Apa yang terjadi?
Menurut data yang disajikan, PDB Jerman untuk kuartal kedua sedikit turun daripada prakiraan, baik dalam skala tahunan maupun kuartalan. Secara tahunan, PDB turun sebanyak 11,3% terhadap prakiraan sebesar 11,7%, sementara secara kuartalan, PDB turun sebanyak 9,7% teradap prakiraan penurunan sebesar 10,1%. Meskipun data ini diperkirakan negatif, penurunan tipisnya tidak menyebabkan tekanan pada kurs mata uang tunggal. Selain itu, kurs didukung oleh data statistik yang positif, seperti indeks iklim bisnis IFO dan penilaian kondisi saat ini di Jerman, yang meningkatkan kepositifan daripada yang diperkirakan. Indeks iklim bisnis IFO naik menjadi 92,6 poin dari 90,4, dan penilaian kondisi saat ini di Jerman naik menjadi 87,9 poin dari 84,5 poin.
Hasilnya, euro menerima dukungan dan terus tumbuh, di tengah data yang disajikan dari Amerika Serikat, yang ternyata tidak jelas. Jadi, indeks kepercayaan konsumen (CCI) pada bulan Agustus rilis, dengan hasil sebesar 84,8 poin, dibandingkan prakiraan pertumbuhan sebesar 93,0 poin. Ini lebih buruk daripada prakiraan dan bahkan turun dari angka bulan Juli. Namun, penjualan rumah baru cukup meningkat sebanyak 901.00 dibandingkan 791.000 bulan lalu. Perkembangan ini sebesar 13,9%.
Dinamika negatif dolar dapat dijelaskan tidak hanya oleh data statistik yang tidak jelas, namun juga oleh ekspektasi pidato J. Powell pada simposium di Jackson Hole. Dalam hal ini, para investor tengah menantikan pernyataan penting yang dapat mengubah seluruh situasi di AS dan pasar keuangan. Jadi, Powell diperkirakan akan melaporkan keputusan regulator untuk menargetkan inflasi di Amerika guna merangsang pertumbuhannya dan sebagai dampak dari kebangkitan aktivitas ekonomi di negara tersebut. Menganggapi ekspektasi ini, pasar utang menunjukkan peningkatan yield obligasi pemerintah dengan kuat. Oleh karena itu, profitabilitas acuan Treasury 10 tahun meningkat lebih dari 9% pada akhir trading hari Selasa. Namun, ini gagal mendukung kurs dolar, meskipun di sisi lain, kita akan melihat penguatannya sepanjang keseluruhan pasar forex.
Apa yang sebaiknya kita perkirakan sebelum pidato Powell hari Kamis?
Pelemahan tren dolar diperkirakan akan berlanjut sebelum pidato Powell. Ini pendapat pasar, namun seperti yang fakta tunjukkan, kondisi sebenarnya dapat sangat berbeda. Ini sebabnya dolar turun terhadap smeua mata uang utama. Faktanya, para investor terus menurunkan posisi terbukanya yang mendukung mata uang AS.
Prakiraan hari ini:
Pasangan USD/JPY ditradingkan di atas 106.30. Suasana positif yang bertahan di pasar global serta ekspektasi pidato J. Powell di Jackson Hole pada hari Kamis, akan memberikan tekanan pada mata uang AS. Dengan demikian, pasangan ini diperkirakan akan terus naik ke 107.00.
Harga minyak mentah WTI masih dalam kisaran 41.85-43.50. Jika harga tidak melampaui batas atas kisaran, reversal harga lokal dan penurunannya ke 41.85 akan diperkirakan terjadi.

