Biasanya, kalender ekonomi makro akan benar-benar kosong pada hari Senin, sehingga mengakibatkan situasi pasar menjadi tenang. Akan tetapi apa yang terjadi kemarin sangatlah berbeda. Banyak data menarik yang diterbitkan, yang akibatnya merusak posisi dolar. Dolar kehilangan posisi sepanjang hari.

Proses ini dimulai dengan publikasi data final Eropa mengenai PMI. Data awal menunjukkan bahwa indeks kegiatan usaha jasa turun dari 50.5 ke 47.6, dan indeks komposit turun dari 51.9 ke 50.1. Namun, PMI bidang jasa turun menjadi 48.0, dan PMI komposit hanya menjadi 50.4. Akan tetapi, investor telah memasukkan penurunan indeks dalam skala besar jauh sebelumnya, sehingga mereka harus segera menyesuaikan posisi mereka, yang hal tersebut memicu proses pelemahan dolar. Berselang satu jam, data penjualan ritel menunjukkan dukungan pertumbuhan euro, sehingga menakutkan bagi para investor untuk sesaat karena tingkat pertumbuhan 0.4%sebelumnya direvisi turun -0.1%. Yang artinya tidak ada pertumbuhan dibulan sebelumnya, melainkann adanya penurunan penjualan mengingat awal deflasi di Eropa. Namun tingkat penurunan bulan ini tergantikan dengan pertumbuhan, dan bukan 1.8% seperti yang diharapkan, tetapi sebanyak 3.7%. Tingkat pertumbuhan tersebut lebih mengkompensasi penurunan harga konsumen selama dua bulan berturut-turut.
Penjualan Ritel (Eropa):

Pound tidaklah tertinggal dibelakang euro, karena pertumbuhan pound didorong oleh indeks aktifitas bisnis yang sama. Saya ingatkan kembali bahwa penilaian awal menunjukkan penurunan indeks kegiatan usaha sektor jasa dari 58.8 menjadi 55.1, sedangkan indeks kegiatan usaha gabuangan dari 59.1 menjadi 55.7. Untuk data final, PMI sektor jasa turun menjadi 56.1, sedangkan PMI komposit turun menjadi 56.5. Yang artinya seperti dalam situasi dengan Eurocurrency, ada penurunan indeks yang lebih kecil. Dengan demikian, investor perlu merevisi posisi mereka guna memperkuat pound.
PMI Komposit (Inggris):

Fakta bahwa data final PMI Eropa lebih baik dari perkiraan awal, menginspirasi harapan bahwa AS akan mengalami situasi yang serupa. Namun, ternyata agak sedikit berbeda. Perkiraan awal menunjukkan bahwa indeks kegiatan usaha disektor jasa turun dari 55.0 menjadi 54.6, dan perkiraan ini terbukti sepenuhnya. Jika kita berbicara mengenai indeks gabungan dari kegiatan usaha, diperkirakan turun dari 54.6 ke 54.4, tetapi turun menjadi 54.3. Kesimpulannya, data akhir lebih buruk dari yang diperkirakan.
PMI Komposit (Amerika Serikat):

Namun demikian, USD memiliki peluang besar untuk memulihkan sebagian dari kerugiannya. Untuk melakukannya, anda harus ingat bahwa laporan terakhir dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat sangat luar biasa, karena pasar tenaga kerja pulih dengan cepat lebih dari yang diharapkan. Hari ini, data lowongan terbuka akan dipublikasikan, yang kemungkinan jumlahnya bertambah dari 6.618 ribu menjadi 6.685 ribu. Jika perkiraan ini benar, maka pasar tenaga kerja akan terus pulih dengan cepat.
Lowongan Kerja (Amerika Serikat):

Pasangan EUR/USD telah menunjukkan aktifitas yang tinggi kemarin. Akibatnya, kutipan mendekati level harga 1.1800, dimana terjadi perlambatan. Kita dapat mengasumsikan fluktuasi harga sementara di 1.1770/1.1800, dimana akan ada pergerakan yang jelas mengikuti pasar, tergantung pada titik fiksasi.

Pasangan GBP/USD dalam tahap koreksi deri rendah lokal 1.2674, mencapai level psikologis penting 1.3000, dimana terjadi perlambatan. Kita dapat mengasumsikan bahwa tanpa konsolidasi harga diatas level koordinat 1.3000 dalam kerangka waktu H4, rebound alama akan dapat terjadi, sehingga akan mengembalikan pound ke level 1.2900.
