Pada awal sesi Eropa, pound Inggris kemungkinan akan diperdagangkan di kisaran 1,1438. Sedikit koreksi teknikal dapat terlihat setelah mencapai maksimum di 1,1498, kemarin dalam sesi Amerika.
Pound Inggris menerima dukungan kuat karena pidato dari Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, dimana dalam pidato pertamanya, ia menegaskan bahwa stabilitas dan sentimen ekonomi akan menjadi pusat agendanya.
Kemarin, dolar AS juga (USDX) kehilangan kekuatan terhadap mata uang lainnya dan obligasi Treasury AS turun tajam. Imbal hasil 10 tahun turun dari 4,25% ke 4,03%.
Pound Inggris membentuk pola double top di kisaran 1,1498. Level ini menunjukkan level kunci dan di atas area ini, kami mengharapkan pound melanjutkan kenaikannya. Dalam kasus ini, harga dapat mencapai level 1,1718.
Level 7/8 Murray (1,1474) menjadi resistance kuat. Jika pound Inggris terus diperdagangkan di atas level ini, kami mengharapkan mata uang itu melanjutkan kenaikan. Pound juga mungkin mencapai 8/8 Murray di 1,1718.
Sebaliknya, GBP/USD diharapkan akan menemukan support di kisaran 1,1380, yang menunjukkan titik pivot harian. Jika koreksi teknikal berlanjut kita dapat mengharapkan lambungan teknikal di sekitar 200 EMA yang terletak di 1,1310.
Menurut chart 4 jam, kita dapat melihat bahwa pound Inggris memiliki channel tren kenaikan yang terbentuk pada 11 Oktober. PUncak dari channel bullish bertepatan dengan level tertinggi 5 Oktober. Tembusan harga yang kuat di atas 1,1510 kemungkinan akan terjadi dan kita dapat mengharapkan akselerasi bullish.
Di sisi lain, jika pound Inggris turun di bawah 1,1310 (200 EMA - 21 SMA) bias bearish diperkirakan akan berlanjut. Harga dapat mencapai 1,1230 dan bahkan turun menuju bottom dari channel tren kenaikan di 1,1162.
Rencana trading kami untuk beberapa jam mendatang adalah menunggu lambungan teknikal di 1,1380 untuk beli atau menunggu koreksi teknikal di sekitar 1,1310 (200 EMA) untuk beli dengan target di 1,1476 dan 1,1718.