Analisis transaksi dalam pasangan EUR/USD
Pasangan ini menguji level 1.0629 saat garis MACD sudah jauh dari level nol, sehingga potensi kenaikan terbatas. Beberapa saat kemudian, pengujian selanjutnya terbentuk, namun kali ini garis MACD di area overbought, menjadi alasan jual yang bagus. Ini menyebabkan penurunan sekitar 25 pip.

Pada hari Rabu, EUR/USD sedikit turun karena laporan indeks iklim konsumen utama Jerman untuk bulan Januari tidak membantu euro, sementara data keyakinan konsumen AS mengembalikan permintaan dolar. Namun, dinamika ini tidak berlangsung begitu lama.
Pagi ini, euro kemungkinan besar akan tetap diperdagangkan dalam channel sideways karena tidak ada laporan yang diperkirakan rilis di zona euro. Data PDB AS yang dijadwalkan rilis sore hari tidak mengubah situasi, namun data tersebut sedikit berpeluang akan menimbulkan lonjakan besar volatilitas karena estimasi ketiga diperkirakan tidak akan direvisi. Laporan klaim pengangguran mingguan AS juga akan diabaikan pasar.
Untuk posisi long:
Beli euro saat kuotasi mencaoai 1.0650 (garis hijau di chart) dan take profit di harga 1.0695. Meskipun peluang pertumbuhan hari ini hanya kecil, para trader masih bisa melakukan pembelian jika garis MACD di atas nol atau mulai bergerak naik dari sana. Euro juga bisa dibeli di 1.0624, namun, garis MACD harus di area oversold, karena hanya itu yang akan membalikkan pasar ke level 1.0650 dan 1.0695.
Untuk posisi short:
Jual euro saat kuotasi mencapai 1.0624 (garis merah di chart) dan take profit di harga 1.0582. Tekanan akan meningkat jika AS melaporkan data PDB yang kuat. Namun ingat, saat melakukan penjualan, garis MACD harus di bawah nol atau mulai bergerak turun dari sana. Euro juga bisa dijual di 1.0650, namun, garis MACD harus di area overbought, karena hanya itu yang akan membalikkan pasar ke level 1.0624 an 1.0582.

Apa yang ada di chart:
Garis tipis hijau adalah level penting di mana Anda dapat menempatkan posisi long dalam pasangan EUR/USD.
Garis tebal hijau adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke atas level ini.
Garis tipis merah adalah level di mana Anda dapat menempatkan posisi short dalam pasangan EUR/USD.
Garis tebal merah adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke bawah level ini.
Garis MACD - saat memasuki pasar, zona jenuh beli dan jenuh jual menjadi panduan penting.
Catatan: Trader pemula perlu sangat berhati-hati saat membuat keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum rilis laporan-laporan penting, lebih baik menjauh dari pasar guna menghindari perangkap fluktuasi tajam dalam kurs. Jika Anda memutuskan untuk melakukan trading selama rilis berita, maka selalu tempatkan stop order guna meminimalisir kerugian. Tanpa penempatan stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan cepat, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan uang dan melakukan trading dalam volume besar.
Dan ingat, agar trading Anda sukses, rencana trading harus jelas. Keputusan trading yang spontan berdasarkan situasi pasar terkini merupakan cara termudah untuk kehilangan uang bagi trader intraday.