Pada akhir tahun 2024, banyak analis membahas kemungkinan EUR/USD mencapai paritas. Ekonomi AS terlihat lebih kuat dibandingkan dengan mitranya di Eropa, dengan proyeksi Federal Reserve pada bulan Desember yang menunjukkan dua kali penurunan suku bunga alih-alih empat. Selain itu, pasar derivatif memperkirakan bahwa Bank Sentral Eropa akan menurunkan suku bunga depositnya sebesar 100 basis poin pada tahun 2025. Rally yang didorong oleh AI telah mendorong indeks saham AS jauh di depan ekuitas Eropa. Jadi, apa lagi yang bisa dilakukan dolar untuk terus melemahkan euro? Ternyata situasinya tidak sesederhana itu.
Pasar berkembang berdasarkan ekspektasi, bereaksi terhadap kondisi dinamis daripada statis. Tampaknya hampir semua faktor bearish untuk EUR/USD sudah diperhitungkan, yang mengarah pada pullback dan konsolidasi. Namun, enafsiran ini memiliki nuansa. Pasar derivatif saat ini memperhitungkan lebih sedikit penurunan suku bunga Fed daripada yang ditunjukkan dalam proyeksi FOMC bulan Desember. Sementara itu, derivatif ECB masih mengantisipasi total penurunan sebesar 100 basis poin pada akhir tahun, tanpa mempertimbangkan penurunan suku bunga deposit sebesar 25 basis poin yang diantisipasi pada bulan Januari.
Ekspektasi Pasar dan Proyeksi FOMC

Sekilas, perbedaan kebijakan moneter antara Fed dan ECB tampak semakin melebar. Jadi, mengapa EUR/USD tidak melanjutkan tren menurunnya? Beberapa faktor berperan di sini. Aktivitas ekonomi Eropa menunjukkan tanda-tanda perkembangan, seperti yang tercermin dalam data sentimen bisnis terbaru. Indeks saham Eropa berkinerja lebih baik, didorong oleh penurunan imbal hasil obligasi dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter yang berkelanjutan. Selain itu, Donald Trump tidak seagresif yang banyak orang khawatirkan.
Apakah benar-benar ada perbedaan signifikan antara tarif 60% dan 10% terhadap Tiongkok? Bagaimana dengan dampak tarif 25% pada impor Meksiko dan Kanada dibandingkan dengan penundaannya? Atau pertimbangkan perbedaan antara tarif universal baja dan aluminium dibandingkan dengan pengecualian untuk Australia. Presiden AS tampaknya bertindak lebih hati-hati daripada yang diperkirakan. Jika tujuannya adalah untuk menekan ekonomi lain agar tunduk, tampaknya ini dilakukan dengan sangat hati-hati.
Dinamika Skala Ekspansi Moneter yang Diharapkan dari Federal Reserve


Penurunan kebijakan perdagangan era Trump, berkurangnya dominasi pasar saham AS—sebagian karena kontroversi DeepSeek—dan tanda-tanda pemulihan ekonomi di Zona Euro telah memberdayakan para bull EUR/USD untuk melakukan serangan balik. Pasar semakin yakin bahwa tarif besar-besaran sebesar 10-20% untuk semua barang dari Gedung Putih tidak mungkin diterapkan, yang mengarah pada penilaian ulang ekspektasi mengenai paritas yang akan segera terjadi dalam pasangan mata uang ini.
Dari sudut pandang teknikal, grafik harian untuk EUR/USD mengungkapkan pola dalam pola, menyoroti kombinasi formasi induk dan anak 1-2-3. Jika para bull dapat menembus resistance dinamis dari moving averages di sekitar 1,040 dan nilai wajar di 1,042, peluang untuk rally menuju 1,054 dan seterusnya akan meningkat. Apakah masuk akal untuk mempertimbangkan pembelian euro pada saat breakout?