
Emas diperdagangkan di sekitar $5.183 dengan bias naik dan telah berkonsolidasi di area ini sejak 23 Februari, setelah emas mencapai $5.260.
Prospek untuk XAU/USD tetap positif. Namun, kami mengamati terbentuknya pola segitiga simetris yang berpeluang tembus ke salah satu sisi pola tersebut dan dapat dianggap sebagai sinyal untuk membuka posisi bullish maupun bearish.
Indikator Eagle menunjukkan sinyal positif, sehingga kami memperkirakan emas akan terus menguat dalam beberapa hari ke depan hingga mencapai +1/8 Murray yang berada di $5.317. Harga bahkan bisa kembali menguji rekor tertingginya di $5.600.
Jika XAU menembus ke bawah $5.150 (21 SMA), prospek bisa berubah negatif bagi emas, dan diperkirakan akan cepat turun menuju level psikologis $5.000. Emas pada akhirnya bisa mencapai 200 EMA di sekitar $4.933.
Mengingat emas masih menunjukkan penguatan, rencana trading kami adalah melakukan buy dalam beberapa hari ke depan dengan target di $5.312 dan $5.600.
Indikator Eagle mulai mendekati area overbought, sehingga kita harus sangat berhati-hati jika XAU/USD mencoba menembus di atas level tertinggi mingguannya di $5.260.
Jika skenario ini terjadi dan instrumen tersebut gagal terkonsolidasi di atas zona ini, kita dapat melihatnya sebagai pullback. Setelah itu, emas bisa melanjutkan kembali siklus bearish dan turun hingga mencapai level psikologis $5.000.