
Setelah mencapai level tertinggi di $77,40, harga minyak mentah menunjukkan sinyal positif dan diperkirakan akan terus naik dalam beberapa hari mendatang, dengan potensi mencapai level Murray +1/8 di sekitar $78,12 dan bahkan Murray +2/8 di sekitar $81,25.
Mengingat ketegangan geopolitik secara langsung memengaruhi harga komoditas ini, harga WTI kemungkinan akan terus naik dalam beberapa hari ke depan hingga mencapai level psikologis $80. Oleh karena itu, setiap koreksi turun, selama harga tetap berada dalam channel tren naik, akan dipandang sebagai sinyal beli.
Jika harga turun ke bawah SMA 21 dan menembus channel tren naik secara tajam, kita bisa memperkirakan terbentuknya koreksi teknikal, dan harga minyak berpotensi menutup gap yang tertinggal di sekitar $67,20.
Indikator Eagle menunjukkan sinyal positif untuk minyak mentah, meskipun sudah memasuki area overbought. Namun, data fundamental masih memberikan sinyal positif bagi harga WTI sehingga dalam jangka menengah harga berpotensi mencapai level psikologis $100 per barel.
Selama harga WTI tetap berada di atas EMA 200 di sekitar $65,21, setiap koreksi menurun di area tersebut akan dipandang sebagai sinyal untuk melanjutkan pembelian dengan target pada Murray 2/8 di sekitar $81,25.