Minyak Mentah (CL) Sejak pembukaan kontrak berjangka baru, minyak mentah WTI telah melonjak dari level support 69.74, kini mengancam untuk menembus di atas 71.44.

Konvergensi ganda antara harga dan osilator juga telah terbentuk, menunjukkan bahwa minyak mungkin menargetkan garis MACD di sekitar 73.66, yang sejajar dengan level tertinggi pada 11 Februari. Penembusan yang kuat di atas level ini akan membuka jalan untuk tantangan lebih lanjut pada level resistance berikutnya: 75.16 dan 75.67.

Pada grafik H4, level resistance 71.44 diperkuat oleh garis MACD, sementara osilator Marlin masih berada di zona tren turun. Ini menjadikan 71.44 sebagai level kritis, karena jika level ini ditembus, ditambah dengan pergeseran Marlin ke wilayah positif, dapat mengonfirmasi skenario bullish yang optimis untuk minyak.