
Harga Bitcoin sempat menyentuh kembali level yang terlihat pada 15 Maret, di kisaran $75.000, meskipun belum mampu bertahan di atas level psikologis ini. Terbentuk koreksi teknikal, dan harga juga mencapai batas atas channel tren naik; kedua level ini kini berperan sebagai resistance kuat.
Jika Bitcoin mampu berkonsolidasi di atas $75.000 dalam beberapa jam ke depan, hal ini dapat dianggap sebagai sinyal positif. BTC berpotensi dengan cepat menguji resistance kuat pada time frame mingguan di sekitar $77.250. Apabila berhasil menembus level tersebut, harga berpeluang naik menuju level Murray 5/8 di sekitar $81.250.
Mengacu pada fakta bahwa Bitcoin menghadapi resistance kuat di bawah $75.000, jika harga justru berkonsolidasi di bawah zona ini dalam beberapa jam ke depan, situasi tersebut mungkin dilihat sebagai peluang untuk membuka posisi jual (short) dengan target di area SMA 21 sekitar $72.500. Jika koreksi teknikal berlanjut, BTC berpotensi melemah hingga mencapai area EMA 200 di sekitar level psikologis $70.000.
Mengingat indikator Eagle mulai memasuki area jenuh beli (overbought), kemungkinan besar jika Bitcoin kembali ke level $75.000 atau $77.000, zona tersebut dapat dimanfaatkan sebagai area untuk masuk posisi jual dengan target jangka pendek di sekitar level Murray 3/8 pada $68.750.
Rencana trading kami untuk beberapa jam ke depan adalah melakukan aksi jual Bitcoin jika harga berupaya menembus level $75.000, tetapi kembali gagal mempertahankannya, dengan target penurunan di $73.500, $72.800, dan $72.500. Indikator Eagle saat ini memberikan sinyal negatif.