Dolar terus menguat pada hari-hari perdagangan pertama tahun 2026, dan tindakan militer AS di Venezuela menjadi alasan utama kenaikan ini.
Para trader yang khawatir terhadap ketidakstabilan geopolitik dan potensi penyebaran konflik bergegas menuju aset aman yang secara tradisional diasosiasikan dengan dolar. Keputusan ini, yang didorong oleh keinginan untuk menghindari ketidakpastian, telah memberikan tekanan pada mata uang pasar berkembang, terutama yang ekonominya sangat bergantung pada ekspor komoditas.
Tidak ada data ekonomi untuk zona euro pada paruh pertama hari ini, jadi jangan heran jika euro terus melemah terhadap dolar. Dalam ketiadaan rilis ekonomi yang menentukan dinamika pasar FX, perhatian para trader terfokus pada faktor eksternal. Volatilitas dan ketidakpastian saat ini, yang diperburuk oleh risiko geopolitik, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi dolar untuk menguat sebagai aset aman.
Terkait pound, pada paruh pertama hari ini, diperkirakan ada data Inggris untuk aplikasi hipotek yang disetujui, pinjaman konsumen bersih, dan perubahan dalam agregat uang M4. Bersama-sama, indikator ini akan memberikan gambaran tentang kesehatan sistem keuangan negara dan sentimen konsumen. Peningkatan dalam aplikasi hipotek yang disetujui umumnya menunjukkan peningkatan di pasar perumahan dan kepercayaan terhadap masa depan. Sebaliknya, pertumbuhan dalam pinjaman konsumen bersih dapat menandakan peningkatan pengeluaran konsumen, yang dalam jangka pendek berdampak positif pada ekonomi. Para trader akan meneliti angka-angka hari ini untuk menilai prospek ekonomi Inggris dan kemungkinan tindakan Bank of England.
Jika data sesuai dengan ekspektasi para ekonom, lebih baik bertindak menggunakan strategi Mean Reversion. Jika data jauh lebih tinggi atau lebih rendah daripada yang diperkirakan, lebih baik menggunakan strategi Momentum.
Strategi Momentum (breakout):
Untuk EURUSD
- Pembelian saat breakout 1,1699 dapat mendorong euro menuju 1,1724 dan 1,1754;
- Penjualan saat breakout 1,1673 dapat mendorong euro menuju 1,1649 dan 1,1619;
Untuk GBPUSD
- Pembelian saat breakout 1,3446 dapat mendorong pound menuju 1,3475 dan 1,3500;
- Penjualan saat breakout 1,3411 dapat mendorong pound menuju 1,3374 dan 1,3341;
Untuk USDJPY
- Pembelian saat breakout 157,40 dapat mendorong dolar menuju 157,72 dan 157,96;
- Penjualan saat breakout 157,05 dapat menyebabkan penjualan dolar menuju 156,68 dan 156,30;
Strategi Mean Reversion (reversion):

Untuk EURUSD
- Cari posisi jual setelah kegagalan breakout ke atas 1,1720 dan kembalinya harga di bawah level tersebut;
- Cari posisi beli setelah kegagalan breakout ke atas 1,1656 dan kembalinya harga ke level tersebut;

Untuk GBPUSD
- Cari posisi jual setelah kegagalan breakout ke atas 1,3452 dan kembalinya harga di bawah level tersebut;
- Cari posisi beli setelah kegagalan breakout ke atas 1,3405 dan kembalinya harga ke level tersebut;

Untuk AUDUSD
- Cari posisi jual setelah kegagalan breakout ke atas 0,6695 dan kembalinya harga di bawah level tersebut;
- Cari posisi beli setelah kegagalan breakout ke atas 0,6665 dan kembalinya harga ke level tersebut;

Untuk USDCAD
- Cari posisi jual setelah kegagalan breakout ke atas 1,3789 dan kembalinya harga di bawah level tersebut;
- Cari posisi beli setelah kegagalan breakout ke atas 1,3735 dan kembalinya harga ke level tersebut;