Analisis Trading dan Tips Trading untuk Yen Jepang
Uji harga di 158.75 bertepatan dengan indikator MACD yang baru mulai bergerak turun dari garis nol, memberikan titik masuk untuk menjual dolar. Namun, perdagangan mencatat kerugian karena pasangan ini tidak mengalami penurunan.
Kenaikan inflasi AS sebesar 0,3% pada bulan Desember melebihi ekspektasi analis, memperkuat dolar dan semakin melemahkan yen Jepang seiring tren. Investor, yang sebelumnya memperkirakan pertumbuhan harga yang lebih moderat, mulai merevisi perkiraan mereka untuk kebijakan Federal Reserve di masa depan. Keyakinan bahwa The Fed akan menahan diri dari pemotongan suku bunga dalam waktu dekat semakin kuat, yang mendukung mata uang AS. Sebaliknya, yen Jepang berada di bawah tekanan. Data ekonomi Jepang yang lemah baru-baru ini, bersama dengan kecenderungan global terhadap aset berisiko, telah mengurangi status yen sebagai safe-haven. Perbedaan suku bunga antara AS dan Jepang hanya memperkuat tren penurunan ini. Angka hari ini yang menunjukkan kontraksi dalam agregat pasokan uang Jepang dan penurunan pesanan mesin semakin meningkatkan tekanan pada yen.
Terkait strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan pelaksanaan skenario No. 1 dan No. 2.

Skenario Pembelian
Skenario No. 1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini pada titik masuk sekitar 159.37 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 159.80 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 159.80, saya berniat untuk keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (mengharapkan pergerakan balik 30–35 pip dari level tersebut). Sebaiknya kembali membeli pasangan ini pada koreksi dan penurunan signifikan di USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik darinya.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika indikator MACD berada dalam kondisi oversold dan harga menguji 159.07 dua kali. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke atas. Dapat diharapkan kenaikan menuju level berlawanan 159.37 dan 159.80.
Skenario Penjualan
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah terjadi penembusan di bawah 159.07 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah 158.66, di mana saya berencana keluar dari posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya (mengharapkan pergerakan balik 20–25 pip dari level tersebut). Lebih baik menjual setinggi mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun darinya.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika indikator MACD berada di area overbought dan pasangan ini menguji 159.37 dua kali. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke bawah. Dapat diharapkan penurunan menuju level berlawanan 159.07 dan 158.66.

Gambaran Umum Grafik
- Garis warna hijau tipis: Harga masuk untuk membeli.
- Garis warna hijau tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.
- Garis warna merah tipis: Harga masuk untuk menjual.
- Garis warna merah tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.
- Indikator MACD: Saat memasuki pasar, pertimbangkan kondisi overbought dan oversold.
Tips Penting untuk Trader Forex Pemula
- Bagi trader forex pemula dalam trading Forex, akan sangat krusial atau penting untuk mengambil keputusan dengan berhati-hati. Sebelum terdapat rilis laporan ekonomi secara besar-besaran, sebaiknya Anda menghindari pasar demi menghindari terjadinya fluktuasi secara tajam. Namun apabila Anda memutuskan untuk tetap trading selama rilis berita sedang berlangsung, selalu gunakan order stop-loss demi meminimalisir potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda berisiko kehilangan seluruh modal Anda, kerugian akan menjadi semakin tinggi apabila Anda trading dalam volume besar tanpa dibarengi manajemen uang yang benar.
- Rencana trading yang baik seperti yang disajikan di atas akan menjadi hal penting untuk trading yang sukses. Keputusan trading secara spontan yang diambil berdasarkan kondisi pasar saat ini sering kali menyebabkan kerugian bagi trader forex intraday.