Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Emas tidak melihat hambatan

parent
Analisis Forex:::2026-01-14T22:44:12

Emas tidak melihat hambatan

Setelah reli 65% pada tahun 2025, emas terus mencetak rekor baru pada tahun 2026. Kekurangan aset fisik, geopolitik, ancaman terhadap independensi Federal Reserve, dan masalah fiskal membuat Citigroup memproyeksikan bahwa logam mulia ini dapat mencapai level psikologis penting sebesar $5,000 per ons dalam tiga bulan ke depan. Setelah itu, mungkin akan terjadi penurunan.

Januari diawali dengan berbagai peristiwa mengejutkan. Penculikan Presiden Venezuela oleh pihak AS, demonstrasi besar di Iran yang telah mengakibatkan lebih dari 2. 500 kematian, konflik yang masih berlangsung di Ukraina, serta ancaman Donald Trump untuk mengambil alih Greenland ke dalam wilayah Amerika Serikat — semua ini meningkatkan ketegangan di pasar keuangan dan meningkatkan minat terhadap aset aman. Emas tampaknya menjadi pilihan paling menjanjikan.

Logam berharga ini didorong tidak hanya oleh faktor geopolitik tetapi juga oleh harapan akan berlanjutnya kebijakan moneter longgar dari Federal Reserve, kritik Gedung Putih terhadap pemimpinnya, serta masalah anggaran di AS. Penurunan inflasi di AS pada bulan Desember memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan suku bunga pada bulan Juni dan melakukan hal serupa sebanyak dua kali pada tahun 2026. Situasi ini menunjukkan prospek yang optimis untuk XAU/USD dalam jangka menengah. Namun, pada saat yang bersamaan, kekuatan dolar di tengah perlambatan siklus yang berlangsung lama dapat menjadi rintangan bagi pasangan ini.

Dinamika dolar AS dan emas

Emas tidak melihat hambatan

Namun, ada banyak faktor lain yang dapat mendorong kenaikan harga emas yang bisa mengesampingkan aspek negatif tersebut. Misalnya, ada kemungkinan bahwa Mahkamah Agung akan memutuskan bahwa tarif yang diterapkan oleh Gedung Putih adalah ilegal. Pada tahun 2025, Amerika Serikat memperoleh pendapatan dari tarif impor sebesar 264 miliar dolar — 185 miliar dolar lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Jika jumlah ini harus dikembalikan, peningkatan defisit anggaran akan memaksa para investor untuk menjual obligasi mereka dan meningkatkan alokasi logam mulia dalam investasi mereka.

Di samping itu, kebijakan pengurangan pajak yang signifikan dan mahal dari Trump akan menjadi beban bagi negara. Menurut Kantor Anggaran Kongres yang bersifat nonpartisan, dampak ini diyakini akan menambah 3,4 triliun dolar pada defisit anggaran dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan.

Presiden AS membuka anggaran dengan pandangan "setelah saya, biarlah semuanya hancur," dan para pedagang secara aktif berinvestasi dalam emas di tengah situasi yang disebut devaluasi. Ketika nilai mata uang dan obligasi menurun, permintaan terhadap logam mulia cenderung meningkat.

Emas tidak melihat hambatan

Harga XAU/USD juga didorong oleh serangan Donald Trump terhadap ketua Fed. Jerome Powell menghadapi gugatan hukum. Independensi bank sentral terancam, membahayakan status dolar AS sebagai mata uang cadangan utama dunia. Arus keluar modal dari Amerika Serikat berisiko menjatuhkan indeks USD dan mendorong harga emas menuju $5,000 per ons.

Secara teknis, pada grafik harian, emas menunjukkan tren naik yang menguat, dibuktikan dengan harga yang bergerak menjauh dari dukungan dinamis berupa rata-rata bergerak. Dalam kondisi seperti ini, membeli saat harga terkoreksi menjadi strategi yang layak. Target untuk posisi beli adalah $4,730 dan $4,850 per ons.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...