Analisis trading dan kiat-kiat trading untuk yen Jepang
Tidak ada pengujian terhadap level yang saya identifikasi terjadi selama paruh pertama hari ini. Akibatnya, saya tetap tidak melakukan trading apapun.
Pada paruh kedua hari ini, trading akan dipengaruhi oleh data PDB AS untuk kuartal ketiga tahun 2025. Publikasi ini akan menjadi peristiwa penting, karena akan membantu menilai seberapa siap ekonomi AS menghadapi tantangan saat ini, seperti inflasi yang terus-menerus dan kebijakan proteksionis Trump. Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi inti juga akan dirilis. Setiap penyimpangan dari perkiraan dapat menyebabkan fluktuasi pasar, karena para trader menyesuaikan ekspektasi mereka terhadap kebijakan Fed di masa depan. Jika inflasi melebihi nilai yang diharapkan, Federal Reserve mungkin akan terus mempertahankan suku bunga pada tingkat yang tinggi, yang akan mendukung dolar AS dan memberikan tekanan pada yen. Data tentang pendapatan dan pengeluaran rumah tangga AS akan memberikan wawasan tambahan tentang permintaan konsumen, yang memainkan peran penting dalam pengembangan ekonomi. Pertumbuhan pendapatan yang melampaui pertumbuhan pengeluaran dapat menunjukkan bahwa orang-orang menahan pengeluaran mereka karena kekhawatiran tentang masa depan. Secara keseluruhan, data ini akan memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif tentang keadaan ekonomi AS dan prospeknya.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan pelaksanaan skenario No. 1 dan No. 2.

Sinyal Beli
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY ketika harga mencapai titik entri sekitar 158,77 (garis hijau pada grafik), dengan target pergerakan menuju level 159,21 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 159,21, saya akan keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (dengan target pergerakan 30–35 poin dari level tersebut). Pertumbuhan lebih lanjut dari pasangan ini dapat diharapkan sejalan dengan tren yang berlaku. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 158,62 ketika indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke atas. Pertumbuhan menuju level berlawanan 158,77 dan 159,21 dapat diharapkan.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini setelah terjadi penembusan level 158,62 (garis merah pada grafik), yang akan menyebabkan penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 158,24, di mana saya berencana keluar dari posisi jual dan juga segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya (dengan target pergerakan 20–25 poin dari level tersebut). Tekanan pada pasangan ini mungkin kembali hari ini jika data ekonomi AS lemah. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 158,77 ketika indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke bawah. Penurunan menuju level berlawanan 158,62 dan 158,24 dapat diharapkan.

Apa yang Ada di Grafik:
- Garis hijau tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dibeli;
- Garis hijau tebal – tingkat harga estimasi di mana order Take Profit dapat ditempatkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas tingkat ini tidak mungkin terjadi;
- Garis merah tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dijual;
- Garis merah tebal – tingkat harga estimasi di mana order Take Profit dapat ditempatkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah tingkat ini tidak mungkin terjadi;
- Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk mengandalkan zona overbought dan oversold.
Penting: Para trader Forex pemula harus membuat keputusan masuk pasar dengan sangat hati-hati. Menjelang laporan fundamental penting, sebaiknya menjauh dari pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu tempatkan stop loss order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop loss order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang yang tepat dan trading dalam volume besar.
Dan ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Membuat keputusan trading spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang secara inheren merugikan bagi trader intraday.