
Pada minggu ini, pasangan mata uang GBP/USD tidak ingin mengikuti pasangan EUR/USD, meskipun itu akan menjadi langkah yang paling logis. Ingatlah bahwa sebagian besar waktu, euro dan pound diperdagangkan hampir sama, dan latar belakang fundamental minggu ini 90% terkait dengan dolar AS. Jadi, dolar yang naik atau turun, sementara mata uang lainnya hanya mengikutinya. Namun, tidak demikian dengan pound, dan tidak pada minggu ini.
Apa yang menjelaskan perilaku si pembuat onar dari Inggris ini? Sebenarnya, tidak ada penjelasan. Kami mengingatkan para trader sekali lagi bahwa pasar bergerak tidak hanya berdasarkan fundamental atau makroekonomi. Jika rantai logis "berita – pergerakan" bekerja, maka setiap pergerakan di pasar bisa diprediksi dengan probabilitas 100%. Masalahnya adalah, dalam praktiknya, hal-hal jauh lebih rumit. Pasar terdiri dari sejumlah besar peserta, tidak semuanya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan nilai tukar. Jadi, mata uang Inggris mungkin naik, tetapi beberapa pemain besar mungkin tiba-tiba mulai menjual pound Inggris, meningkatkan pasokan. Oleh karena itu, mari kita ingatkan diri kita lagi: jangan mencoba menjelaskan setiap pergerakan di pasar, atau ketidakhadirannya.
Dalam beberapa hari dan minggu terakhir, pound Inggris, pertama, telah diperdagangkan dalam kisaran yang terbatas, dan kedua, terus melonjak naik dan turun. Ini berarti pasar gugup dan panik. Apa yang menyebabkan kepanikan? Sekali lagi, sama seperti sebelumnya: Greenland, serangan Trump terhadap Federal Reserve, putaran kritik dan ancaman lain yang diarahkan pada Powell, mengancam negara-negara Amerika Latin, kesepakatan yang tidak jelas dengan Mark Rutte, pengenalan tarif baru, dan kemudian pembatalan tarif baru empat hari kemudian. Pada dasarnya, pasangan GBP/USD telah terjebak di tempat yang sama selama beberapa minggu sekarang.
Apa yang bisa menggesernya dari posisi ini? Menurut kami, tentu bukan laporan PDB AS. Dua perkiraan pertama menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS yang cukup kuat pada kuartal ketiga, yang tidak lagi dipercaya oleh siapa pun di pasar. Ingatlah bahwa struktur perkiraan terakhir menunjukkan bahwa PDB tumbuh karena peningkatan pengeluaran pemerintah (yang, dikritik Trump terhadap Uni Eropa), serta karena pengumpulan tarif impor (yang tampaknya tidak dapat dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS).
Menurut pandangan kami, analisis teknikal adalah satu-satunya dasar untuk membuat keputusan perdagangan saat ini. Indikator teknikal pada kerangka waktu harian menunjukkan kemungkinan pembaruan tren naik, dan jeda dalam pergerakan adalah hal yang sangat normal. Indikator teknikal pada kerangka waktu 4 jam menunjukkan koreksi yang kompleks, setelah itu tren juga diharapkan untuk dilanjutkan. Indikator CCI sudah lelah memasuki area oversold dan menggambar divergensi "bullish". Dan mari kita ingat bahwa euro telah berada dalam kondisi datar total selama tujuh bulan (!!!). Pound Inggris bergantung pada euro. Spiral terus mengencang, tetapi suatu hari akan "meledak."

Rata-rata volatilitas pasangan GBP/USD selama lima hari perdagangan terakhir adalah 77 pip. Untuk pasangan pound/dolar, nilai ini dianggap "rata-rata." Oleh karena itu, pada hari Jumat, 23 Januari, kami mengharapkan pergerakan dalam kisaran yang dibatasi oleh level 1,3414 dan 1,3568. Saluran regresi linear atas mengarah ke atas, menunjukkan pemulihan tren. Indikator CCI telah memasuki area oversold enam kali dalam beberapa bulan terakhir dan telah membentuk banyak divergensi "bullish," yang secara konsisten memperingatkan para trader tentang kelanjutan tren naik.
Level support terdekat:
S1 – 1,3428
S2 – 1,3306
S3 – 1,3184
Level resistance terdekat:
R1 – 1,3550
R2 – 1,3672
R3 – 1,3794
Rekomendasi Trading:
Pasangan mata uang GBP/USD berusaha untuk melanjutkan tren naik tahun 2025, dan prospek jangka panjangnya tidak berubah. Kebijakan Donald Trump akan terus memberikan tekanan pada ekonomi AS, sehingga kami tidak mengharapkan pertumbuhan mata uang Amerika. Dengan demikian, posisi long dengan target di 1,3550 dan 1,3672 tetap relevan dalam jangka pendek selama harga tetap di atas rata-rata bergerak. Lokasi harga di bawah rata-rata bergerak akan memungkinkan posisi short dengan target 1,3306 berdasarkan alasan teknis. Dari waktu ke waktu, mata uang Amerika menunjukkan koreksi (secara global), tetapi untuk memperkuat tren, dibutuhkan faktor positif global.
Penjelasan ilustrasi:
- Saluran regresi linear membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya mengarah ke arah yang sama, tren tersebut kuat.
- Garis rata-rata bergerak (pengaturan 20,0, diperhalus) menunjukkan tren jangka pendek dan arah di mana trading harus dilakukan.
- Level Murray adalah level target untuk pergerakan dan koreksi.
- Level volatilitas (garis merah) menunjukkan saluran harga yang mungkin di mana pasangan akan diperdagangkan selama 24 jam ke depan berdasarkan volatilitas saat ini.
- Indikator CCI — masuknya ke wilayah oversold (di bawah -250) atau overbought (di atas +250) menandakan pembalikan tren yang mendekat.