Analisis GBP/USD 5M

Pada hari Selasa, pasangan mata uang GBP/USD melanjutkan tren peningkatannya. Meskipun tidak ada faktor lokal yang menjelaskan hal tersebut, Donald Trump terus memberikan kejutan pada pasar hampir setiap hari, memicu aksi jual besar-besaran pada dolar AS. Dolar yang dulunya disebut sebagai "tempat aman," "mata uang stabil," dan "mata uang cadangan," kini mengalami penurunan yang signifikan, karena kepercayaan trader dan investor pada kebijakan Trump hampir tidak ada. Ini bukan sekadar pandangan pribadi; pasar sendiri menunjukkan reaksi terhadap isu kepercayaan setiap hari, minggu, dan bulan. Jika pasar memiliki keyakinan pada Trump dan mendukung legitimasi serta kebenaran tindakannya, maka dolar seharusnya menguat melawan mata uang lainnya, bukannya melemah. Namun, para pelaku pasar tampaknya tidak sepenuhnya menyadari sifat otoriter dari pemerintahan baru ini.
Sebagai akibatnya, pound Inggris dapat terus menguat terhadap dolar AS, sama halnya dengan semua mata uang lainnya. Tentunya, pada suatu saat, tren kenaikan ini akan berhenti, dan akan ada koreksi. Namun, arah tren jangka panjangnya sudah jelas. Malam ini, hasil rapat Fed akan diumumkan, tetapi tidak ada keputusan besar yang diharapkan. Kemungkinan besar, bank sentral akan mempertahankan suku bunga kunci tetap dan tidak memberikan sinyal untuk keputusan di masa mendatang. Dolar mungkin akan menghadapi kesulitan untuk mendapatkan dukungan malam ini.
Dalam jangka waktu 5 menit, trader memiliki kesempatan untuk membuka posisi beli sejak awal hari. Harga berusaha menghasilkan sinyal di sekitar level 1. 3675-1. 3681 selama beberapa jam dan akhirnya berhasil. Beberapa jam kemudian, nilai tukar naik ke 1. 3763 dan kemudian melewatinya. Sebagai hasilnya, posisi beli dapat dipertahankan sampai terbentuk sinyal jual.
Laporan COT

Laporan COT mengenai pound Inggris menunjukkan bahwa perasaan di kalangan trader profesional telah berubah secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir. Garis merah dan biru, yang menggambarkan posisi bersih trader profesional dan non-profesional, sering bersilangan dan mayoritas berada di sekitar nol. Saat ini, garis-garis itu semakin mendekat, dengan trader non-profesional mendominasi dalam hal. . . penjualan. Baru-baru ini, para spekulan meningkatkan posisi beli mereka, yang mengisyaratkan bahwa perubahan perasaan mungkin akan segera terjadi, meskipun tidak secara spesifik mempengaruhi pasangan GBP/USD.
Nilai dolar terus merosot akibat kebijakan yang diterapkan Donald Trump, seperti yang terlihat pada grafik mingguan (gambar di atas). Perang dagang akan terus berlangsung dalam berbagai bentuk untuk waktu yang lama, dan The Fed tampaknya akan memangkas suku bunga dalam setahun ke depan tanpa keraguan. Permintaan terhadap dolar akan terus menurun. Berdasarkan laporan COT terbaru (tanggal 20 Januari) untuk pound Inggris, kelompok "Non-komersial" membuka 2. 300 kontrak BELI dan menutup 900 kontrak JUAL. Dengan demikian, posisi bersih trader non-komersial meningkat sebesar 3. 200 kontrak dalam minggu tersebut.
Pada tahun 2025, pound mengalami kenaikan yang signifikan, tetapi penting untuk dicatat bahwa ada satu faktor utama: kebijakan Trump. Setelah faktor ini hilang, dolar dapat mulai naik lagi, tetapi kapan hal itu akan terjadi adalah sesuatu yang tidak bisa dipastikan.
Analisis GBP/USD 1H

Pada kerangka waktu per jam, pasangan GBP/USD terus membentuk tren naik. Pound Inggris dengan mudah mencapai level tertinggi tahun lalu dan sekarang siap untuk bergerak lebih tinggi lagi. Latar belakang fundamental dan makroekonomi sepenuhnya mendukung skenario ini, karena pasar telah mengalami koreksi selama enam bulan dan mengumpulkan kekuatan untuk lonjakan baru ke atas.
Untuk 28 Januari, kami mengidentifikasi level penting berikut: 1.3201-1.3212, 1.3307, 1.3369-1.3377, 1.3437, 1.3533-1.3548, 1.3615, 1.3671-1.3681, 1.3763, 1.3833, 1.3886, 1.3948. Garis Senkou Span B (1.3417) dan Kijun-sen (1.3594) juga dapat berfungsi sebagai sumber sinyal. Disarankan untuk menetapkan Stop Loss ke titik impas jika harga bergerak 20 pips ke arah yang benar. Garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, yang harus diperhitungkan saat menentukan sinyal trading.
Pada hari Rabu, tidak ada acara atau laporan penting yang dijadwalkan di Inggris, sementara pertemuan Fed akan berlangsung di AS. Tidak mungkin memprediksi hasil pertemuan tersebut sebelumnya, tetapi pasar kemungkinan akan bereaksi terhadap hasil apa pun. Namun, temuan ini tidak mungkin mempengaruhi tren naik GBP/USD.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target 1.3671-1.3681 jika harga terkonsolidasi di bawah 1.3763. Posisi beli tetap relevan dengan target 1.3833 dan 1.3886, karena level 1.3763 telah terlampaui pada hari Selasa.
Penjelasan Untuk Ilustrasi:
- Level Support dan Resistance (garis warna merah tebal): Area kunci di mana pergerakan harga mungkin terhenti. Level ini bukan merupakan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B: Garis indikator Ichimoku yang dipindahkan dari time frame H4 ke grafik per jam, garis ini fungsinya adalah menunjukkan level yang kuat.
- Level Ekstrem (garis warna merah tipis): Titik di mana harga sebelumnya telah memantul. Kedua level ini dapat berfungsi sebagai sumber sinyal trading.
- Garis Warna Kuning: Garis tren, kanal, atau pola teknis lainnya.
- Indikator 1 di dalam Grafik COT: Mencerminkan ukuran net position dari setiap kategori trader.