Analisis Trading dan Tips Trading untuk Yen Jepang
Uji harga pada 153.45 bertepatan dengan indikator MACD yang bergerak jauh di bawah tanda nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan ini. Karena alasan ini, saya tidak menjual dolar dan melewatkan pergerakan turun yang normal.
Yen Jepang kembali menguat terhadap dolar setelah data menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam kepercayaan konsumen di AS. Penurunan yang tercatat oleh indeks Conference Board itu menambah kekhawatiran mengenai potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar dunia. Akibatnya, banyak investor memilih untuk keluar dari dolar AS dan beralih ke mata uang lain, termasuk yen Jepang. Selain itu, ada dorongan tambahan untuk yen yang berasal dari spekulasi mengenai kemungkinan intervensi dari Bank of Japan. Meskipun bank sentral tetap menerapkan kebijakan moneter yang ketat, hal tersebut saat ini belum cukup untuk memperkuat yen, dan spekulasi mengenai intervensi mata uang masih terus berlangsung.
Terkait strategi intraday, saya akan fokus terutama pada pelaksanaan skenario #1 dan #2.

Skenario Pembelian
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini pada titik masuk sekitar 152.89 (garis hijau pada grafik), dengan target di 153.60 (garis hijau tebal pada grafik). Pada level 153.60, saya berniat keluar dari posisi beli saya dan segera menjual ke arah sebaliknya (mengantisipasi pergerakan 30-35 pips dari level tersebut). Sebaiknya melanjutkan pembelian pasangan ini pada koreksi dan penarikan balik signifikan di USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas tanda nol dan baru mulai naik dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika ada dua kali pengujian berturut-turut pada harga 152.41 ketika indikator MACD berada di wilayah jenuh jual. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan pasar ke atas. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan 152.89 dan 153.60.
Skenario Penjualan
Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah memperbarui level 152.41 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 151.54, di mana saya berniat keluar dari posisi jual saya dan segera membeli ke arah sebaliknya (mengantisipasi pergerakan 20-25 pips ke arah sebaliknya dari level tersebut). Lebih baik menjual setinggi mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah tanda nol dan baru mulai turun dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika ada dua kali pengujian berturut-turut pada 152.89 ketika indikator MACD berada di wilayah jenuh beli. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan 152.41 dan 151.54.

Gambaran Umum Grafik
- Garis warna hijau tipis: Harga masuk untuk membeli.
- Garis warna hijau tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.
- Garis warna merah tipis: Harga masuk untuk menjual.
- Garis warna merah tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.
- Indikator MACD: Saat memasuki pasar, pertimbangkan kondisi overbought dan oversold.
Tips Penting untuk Trader Forex Pemula
- Bagi trader forex pemula dalam trading Forex, akan sangat krusial atau penting untuk mengambil keputusan dengan berhati-hati. Sebelum terdapat rilis laporan ekonomi secara besar-besaran, sebaiknya Anda menghindari pasar demi menghindari terjadinya fluktuasi secara tajam. Namun apabila Anda memutuskan untuk tetap trading selama rilis berita sedang berlangsung, selalu gunakan order stop-loss demi meminimalisir potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda berisiko kehilangan seluruh modal Anda, kerugian akan menjadi semakin tinggi apabila Anda trading dalam volume besar tanpa dibarengi manajemen uang yang benar.
- Rencana trading yang baik seperti yang disajikan di atas akan menjadi hal penting untuk trading yang sukses. Keputusan trading secara spontan yang diambil berdasarkan kondisi pasar saat ini sering kali menyebabkan kerugian