Ulasan Trading dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang
Pengujian level harga 156,40 terjadi saat indikator MACD sudah bergerak naik secara signifikan dari garis nol, yang menurut pandangan saya, membatasi potensi kenaikan dolar. Oleh karena itu, saya tidak membeli dan melewatkan pergerakan naik tersebut.
Selanjutnya, pasar tenaga kerja AS akan menentukan arah. Laporan ADP memberikan informasi berharga tentang dinamika pekerjaan di sektor swasta. Peningkatan signifikan dalam jumlah lapangan kerja baru yang melebihi prediksi dapat menyebabkan penguatan dolar dan pelemahan yen Jepang. Sebaliknya, data yang lemah dapat mendukung yen, yang sekali lagi sangat terjual berlebihan terhadap mata uang AS. Yang sama pentingnya adalah PMI Jasa ISM, yang mencerminkan kondisi sebagian besar ekonomi AS. Angka di atas 50 poin menunjukkan ekspansi di sektor tersebut, sementara angka di bawah menunjukkan kontraksi. Para pelaku pasar akan menganalisis baik indeks utama maupun komponennya, termasuk pesanan baru dan lapangan kerja, untuk menilai prospek sektor tersebut. PMI komposit, yang menggabungkan data dari sektor manufaktur dan jasa, akan membentuk gambaran keseluruhan aktivitas bisnis dalam ekonomi. Ini juga dapat memengaruhi sentimen para trader, terutama dalam kasus deviasi signifikan dari nilai prediksi. Pidato pejabat Federal Reserve hari ini juga dapat menambah volatilitas, tetapi saya tidak mengantisipasi penguatan yen yang kuat setelah pernyataan mereka.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan pelaksanaan Skenario No. 1 dan No. 2.

Sinyal Beli
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY saat mencapai titik masuk sekitar 156,84 (garis hijau pada grafik), dengan target pertumbuhan di 157,27 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 157,27, saya akan keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (dengan target pergerakan 30–35 poin ke arah berlawanan dari level ini). Pertumbuhan USD/JPY hari ini dapat diantisipasi setelah rilis data AS yang kuat. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika level 156,39 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikan pasar ke atas. Pertumbuhan menuju level sebaliknya 156,84 dan 157,27 dapat diantisipasi.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini setelah pembaruan level 156,39 (garis merah pada grafik), yang akan menyebabkan penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual terletak di level 155,86, temat saya akan keluar dari posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya (dengan target pergerakan 20–25 poin ke arah berlawanan dari level ini). Tekanan pada pasangan ini akan kembali jika data lemah. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika level 156.84 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan menuju level sebaliknya 156,39 dan 155,86 dapat diantisipasi.

Informasi di Grafik
- Garis tipis hijau – level masuk tempat instrumen trading dapat dibeli;
- Garis tebal hijau – harga perkiraan tempat order Take Profit dapat ditempatkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena pertumbuhan tidak mungkin berlanjut ke atas level ini;
- Garis tipis merah – level masuk tempat instrumen trading dapat dijual;
- Garis tebal merah – harga perkiraan tempat order Take Profit dapat ditempatkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena penurunan tidak mungkin berlanjut ke bawah level ini;
- Indikator MACD. Saat memasuki pasar, penting untuk mengandalkan zona overbought dan oversold.
Catatan: Trader pemula di pasar forex perlu sangat berhati-hati saat membuat keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap di luar pasar agar terhindar dari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu tempatkan stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit Anda, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Keputusan trading spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.