Bitcoin telah mengalami penurunan lebih dari 50% sejak bulan Oktober tahun lalu dan hingga kini belum menunjukkan gejala bahwa tren penurunan ini akan berakhir. Tidak ada sinyal positif, tidak ada perubahan pada pola penurunan, dan hal tersebut juga tidak diharapkan dalam waktu dekat. Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, komunitas kripto saat ini terbagi menjadi dua kelompok: mereka yang aktif melakukan trading dan analisis serta mereka yang terus-menerus memperkirakan adanya kenaikan harga — dengan kata lain, trader versus hodler/optimis.
Analis dari JPMorgan, salah satu bank terbesar di dunia, misalnya, mengklaim bahwa dalam jangka panjang, Bitcoin berpotensi mencapai harga $266. 000. Proyeksi semacam ini justru menunjukkan betapa tidak bergunanya pandangan jangka panjang bagi trader. Sebelum mencapai angka $266. 000, Bitcoin mungkin akan turun terlebih dahulu ke level $20. 000. Trader mana yang mampu menahan penurunan sebesar itu? Siapa yang dapat bertahan, mengingat peristiwa 10–11 Oktober tahun lalu membuktikan bahwa bahkan penurunan yang relatif kecil pun sudah merugikan banyak trader?
Bagi pembeli yang melakukan transaksi spot, tujuan semacam itu mungkin bermanfaat — namun hanya jika Anda siap menunggu bertahun-tahun demi mencapai "Holy Grail" tersebut. Di sini kami lebih fokus pada kegiatan trading, jadi untuk saat ini kami tidak dapat mendukung skenario positif bagi BTC bahkan jika mengarah ke angka $80. 000.
JPMorgan juga mengamati bahwa Bitcoin kini menjadi lebih menarik dibandingkan dengan emas. Para analis menyatakan bahwa rasio volatilitas Bitcoin terhadap emas telah menurun menjadi 1,5, yang merupakan level terendah yang pernah tercatat. Mereka percaya bahwa keadaan ini membuat Bitcoin jauh lebih menarik bagi para investor dan menjanjikan lebih banyak peluang.
Rekomendasi trading untuk BTC/USD
Bitcoin terus membentuk tren turun yang sepenuhnya terbentuk. Kami masih memperkirakan penurunan menuju $57.500 (retracement Fibonacci 61,8% dari tren naik tiga tahun), dan saat ini belum ada tanda-tanda pembalikan tren ataupun reli korektif. Pada daily TF (timeframe) area POI jual, perhatikan FVG bearish terbaru, yang masih cukup jauh dari harga saat ini. Penurunan bisa berlanjut bahkan tanpa perlu menyentuh area POI terdekat.
Rekomendasi trading untuk ETH/USD
Pada daily TF, tren turun terus terbentuk. Pola jual kunci sejak dulu dan hingga kini tetap berupa bearish order block pada weekly TF. Seperti sudah kami peringatkan, pergerakan yang dipicu oleh sinyal tersebut bisa kuat dan berlangsung lama. Sejak pola itu terbentuk, Ethereum sudah turun sekitar 55% (sekitar $2.500). Koreksi naik jangka pendek masih mungkin terjadi. Posisi long lokal bisa dicoba dengan memanfaatkan pola bullish pada 4-hour TF, tetapi kami tidak menyarankan untuk membuka posisi long berlawanan dengan tren turun yang kuat. Saat ini, koreksi pun nyaris belum terlihat — yang tampak dalam beberapa hari terakhir lebih merupakan buyback semata. Dalam jangka menengah, kami memperkirakan pola bearish pada daily akan tetap terbentuk sepenuhnya dan tren turun akan berlanjut.
Penjelasan ilustrasi
CHOCH — change of character / break of the trend structure (perubahan karakter / break struktur tren). Liquidity — likuiditas, Stop Loss para trader yang dimanfaatkan market maker untuk membangun posisi mereka. FVG — Fair Value Gap (area ketidakefisienan harga). Harga sering bergerak cepat melewati area seperti ini, yang menandakan ketiadaan salah satu sisi pelaku pasar. Belakangan harga cenderung kembali dan bereaksi pada zona tersebut. IFVG — Inverted Fair Value Gap. Setelah kembali ke zona ini, harga tidak bereaksi, melainkan justru menembus secara impulsif dan kemudian mengujinya dari sisi sebaliknya. OB — Order Block. Candle tempat market maker membuka posisi untuk "memanen" likuiditas, lalu membentuk posisi mereka sendiri ke arah yang berlawanan.

