Bitcoin tidak menunjukkan arah yang jelas selama beberapa hari terakhir, dan dalam waktu tiga hari terakhir, harganya mengalami penurunan sebesar $4. 000. Dengan kondisi ini, "emas digital" lebih condong untuk meneruskan penurunan ketimbang memulai perbaikan yang signifikan. Satu-satunya pola yang bisa secara teoritis mendukung pergerakan pemulihan saat ini adalah IFVG "bullish" pada kerangka waktu 4 jam. Namun, dalam beberapa hari terakhir, tidak ada respons yang terlihat terhadap pola ini. Oleh karena itu, kami tidak lagi menganggap pola ini memiliki relevansi dan mengingatkan para trader bahwa melakukan perdagangan koreksi di tengah tren turun yang kuat bukanlah pilihan yang cerdas.
Kemarin, laporan penting mengenai tenaga kerja dan pengangguran dari Amerika Serikat dipublikasikan dengan hasil yang cukup positif. Setidaknya, kita bisa dengan yakin menyatakan bahwa pasar tenaga kerja tidak lagi mengalami penurunan yang signifikan. Perlu dicatat bahwa angka Non-Farm Payrolls yang dianggap normal berada dalam kisaran 150. 000 hingga 200. 000 lapangan kerja per bulan. Jadi, angka 130. 000 jelas lebih baik dibandingkan dengan 20. 000 atau 40. 000, tetapi tetap tergolong rendah. Namun, penurunan tingkat pengangguran dan penambahan 130. 000 lapangan kerja baru memberikan sinyal jelas kepada Fed bahwa pelonggaran kebijakan moneter tidak diperlukan dalam waktu dekat.
Secara keseluruhan, berbagai faktor kebijakan moneter dari Fed saat ini tidak memiliki dampak pada Bitcoin dan pasar kripto. Kami berpendapat bahwa faktor ini telah sepenuhnya diperhitungkan dalam periode 2022 hingga 2025, ketika Bitcoin menciptakan tren bullish terakhir dengan pencapaian ATH yang baru. Bagi kami, saat ini fokus utama adalah pada gambaran teknikal. Tren turun ini sudah berlangsung sekitar 4 hingga 5 bulan, sehingga kemungkinan untuk berlanjut setidaknya dalam 6 bulan ke depan masih ada. Saat ini, belum terdapat tanda-tanda terjadinya perbaikan naik meskipun.
Gambaran Umum BTC/USD pada Time Frame 1D
Pada kerangka waktu harian, Bitcoin masih menunjukkan pola penurunan. Tren ini bersifat bearish, dan garis CHOCH sekarang berada di angka $97. 900. Kita hanya bisa mempertimbangkan bahwa tren penurunan telah berakhir jika harga melewati level ini. "Pada tahun 2026, Bitcoin mungkin akan turun menjadi $60. 000. " Pernyataan ini telah kami sampaikan sekitar seminggu yang lalu. Bitcoin berhasil mencapai $60. 000 hanya dalam beberapa hari... Penting untuk diperhatikan bahwa telah terbentuk sinyal jual dalam FVG "bearish" ($96. 900 – $98. 000) dan mendapatkan konfirmasi pada kerangka waktu yang lebih kecil. Dengan demikian, para trader mendapatkan peluang yang sangat baik untuk menangkap hampir seluruh pergerakan turun yang terbaru. Target saat ini tetap di angka $57. 500—yang sejalan dengan retracement Fibonacci 61,8%. Area yang menjadi perhatian (POI) terdekat untuk posisi jual pada kerangka waktu harian berada di rentang $79. 500 hingga $81. 100.
Gambaran Umum BTC/USD pada Time Frame 4H
Pada time frame 4 jam, harga terus membentuk struktur turun. Garis CHOCH berada di $90.560; hanya jika harga bergerak di atas level ini kita dapat berbicara mengenai perubahan tren menjadi naik. Namun saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa Bitcoin akan mengakhiri penurunannya dalam waktu dekat. Bahkan pola IFVG "bullish" pun tidak memicu reaksi yang berarti. Sebaliknya, kemarin terbentuk FVG "bearish" kecil yang dapat menjadi titik awal bagi penurunan harga baru.
Rekomendasi Perdagangan BTC/USD:
Bitcoin terus membentuk tren turun yang kuat. Kami tetap memperkirakan penurunan dengan target $57.500 (level 61,8% dari tren naik tiga tahun), dan sejauh ini belum ada tanda-tanda pembalikan tren. Bahkan level $57.500 sendiri kini tidak lagi tampak sebagai titik akhir yang pasti. Di antara area of interest untuk penjualan pada time frame harian, dapat dicatat FVG bearish terakhir yang masih cukup jauh dari harga saat ini. Penurunan bisa saja berlanjut tanpa harus terlebih dahulu menguji area POI terdekat.
Penjelasan Ilustrasi:
- CHOCH – Break of the trend structure (penembusan struktur tren).
- Liquidity – Likuiditas dan order Stop Loss para trader yang dimanfaatkan market maker untuk membangun posisi mereka.
- FVG – Area ketidakefisienan harga. Harga bergerak sangat cepat melewati area ini, yang mengindikasikan ketiadaan salah satu sisi pelaku pasar. Pada akhirnya, harga cenderung kembali dan bereaksi terhadap area-area tersebut.
- IFVG – Inverted area of price inefficiency. Setelah kembali ke area ini, harga tidak bereaksi, melainkan menembus secara impulsif dan kemudian menguji area tersebut dari sisi berlawanan.
- OB – Order Block. Candle tempat market maker membuka posisi dengan tujuan mengumpulkan likuiditas untuk membentuk posisinya sendiri ke arah yang berlawanan.

