Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Dolar Menguat Tajam

parent
Analisis Forex:::2026-02-19T23:18:03

Dolar Menguat Tajam

Terlepas dari keinginan bank-bank besar untuk mendorong reli pada EUR/USD, pasangan mata uang utama ini justru bergerak turun. Federal Reserve tidak berencana mengalah terhadap tekanan Gedung Putih, dan pelemahan dolar AS pada akhirnya justru berubah menjadi penguatannya. Kesimpulan ini dapat ditarik dari risalah rapat FOMC bulan Januari serta laporan Departemen Keuangan mengenai pembelian aset-aset Amerika oleh investor asing. Sementara bank-bank besar tetap bersikap "bullish" terhadap EUR/USD, penurunan pada pasangan mata uang utama ini berisiko berlanjut lebih lama.

Menurut Goldman Sachs, euro belum sepenuhnya merealisasikan potensinya, sehingga masih trading di kisaran $1,180. Setelah hal itu terjadi, angin positif dari pelonggaran dolar AS akan mendorong EUR/USD lebih tinggi. Morgan Stanley tengah menilai di level mana sebaiknya membeli mata uang regional tersebut dan melihat $1,175 sebagai level yang cocok untuk tujuan ini. Terakhir, JP Morgan memperkirakan bahwa peningkatan arus lindung nilai risiko mata uang oleh non-residen yang mengakuisisi aset-aset Amerika akan menjadi alasan utama dimulainya kembali tren penurunan pada indeks USD.

Dinamika Inflasi Amerika

Dolar Menguat Tajam

Sayangnya, sekuat apa pun keinginan bank-bank besar agar euro menguat, risiko pelemahan EUR/USD masih berlanjut. Penyebabnya adalah konfrontasi antara Fed dan Gedung Putih, yang justru meningkatkan kepercayaan terhadap dolar AS. Setelah pertemuan FOMC bulan Januari, para pejabat menyatakan bahwa risiko pelemahan pasar tenaga kerja telah mereda, sementara risiko kenaikan inflasi tetap tinggi. Beberapa di antaranya bahkan menyebutkan perlunya membahas kenaikan federal funds rate jika harga tidak kembali ke target 2%.

Sikap Fed yang jelas-jelas "hawkish" seperti itu bertentangan dengan niat Donald Trump dan ketua Fed yang baru diangkatnya untuk melonggarkan kebijakan moneter. Penghuni Gedung Putih itu bahkan sempat berkelakar bahwa ia akan menuntut Kevin Warsh jika tidak menurunkan suku bunga. Namun, yang mengecewakan presiden AS, bank sentral bukanlah "teater satu aktor". Tidak semua keputusan ditentukan oleh kepala lembaga. Kenyataan ini menumbuhkan keyakinan investor terhadap independensi Fed dan mendukung penguatan dolar AS.

Dinamika Dolar AS dan Pangsa Pasar Saham AS di Dunia

Dolar Menguat TajamDolar Menguat Tajam

Hal yang sama berlaku untuk informasi dari Treasury Department mengenai peningkatan pembelian surat berharga yang diterbitkan di AS oleh non-residen, yang naik dari $1,18 triliun pada 2024 menjadi $1,55 triliun pada 2025. Menurut BNY, alasan utamanya adalah pelemahan greenback setelah White House memberlakukan tarif pada Hari Kemerdekaan. Investor asing segera mulai membeli surat berharga yang menjadi jauh lebih murah tersebut. Hal ini berujung pada stabilisasi indeks USD pada paruh kedua tahun itu. Pada awal 2026, indeks ini lebih sering naik daripada turun.

Secara teknikal, pada grafik harian EUR/USD, kita sedang menguji batas bawah fair value range di 1,1775–1,1990. Jika level support penting ini berhasil ditembus, para trader akan memiliki kesempatan untuk menambah posisi short dari 1,1835. Sebagai level target untuk pergerakan turun euro terhadap dolar AS, ditetapkan pivot level di 1,1715 dan 1,1615.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...