Kemarin, CEO Ripple Brad Garlinghouse menyatakan keyakinannya bahwa RUU struktur pasar, CLARITY, akan disetujui pada bulan April tahun ini, dengan memperkirakan probabilitasnya sebesar 90%.

Pernyataan ini muncul di tengah pertemuan lain yang diadakan di Gedung Putih, yang difokuskan pada imbal hasil stablecoin. Banyak pihak menganggap ini sebagai hambatan utama bagi disahkannya CLARITY Act. Pertemuan ketiga ini menghadirkan para aktor penting dari industri di satu meja: perwakilan dari bursa Coinbase, perusahaan Ripple, dan perusahaan modal ventura besar Andreessen Horowitz (a16z).
Saya sering menunjukkan bahwa penekanan pada imbal hasil stablecoin bukanlah hal yang kebetulan. Berbagai pendekatan dalam penerbitan, dukungan, dan tentu saja cara mendapatkan keuntungan dari sirkulasi aset digital ini menimbulkan perdebatan sengit. Bagi sebagian orang, stablecoin terutama berfungsi sebagai alat pembayaran dan media perdagangan. Di sisi lain, ada yang melihat stablecoin sebagai produk finansial yang menjanjikan dengan potensi imbal hasil yang besar, sementara di kalangan perbankan, mereka menjadi sumber masalah. Justru karena beragamnya sudut pandang dan kepentingan bisnis ini, menemukan solusi kompromi yang dapat diterima oleh semua pihak, serta memberikan perlindungan yang memadai kepada investor dan konsumen, menjadi tugas yang sangat menantang.
Kehadiran tokoh-tokoh penting, seperti perwakilan dari Coinbase, Ripple, dan a16z, menunjukkan ketulusan niat pemerintah dan pelaku industri dalam mencari kesepakatan. Coinbase, sebagai salah satu bursa kripto terkemuka, berharap adanya kepastian regulasi untuk operasional mereka. Ripple, yang aktif mendukung pembayaran internasional berbasis XRP, memandang RUU CLARITY sebagai kesempatan untuk menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan mendukung bagi aset digital. Andreessen Horowitz, yang menginvestasikan banyak proyek blockchain, juga memiliki kepentingan terhadap stabilitas jangka panjang dan perkembangan pasar kripto. Kolaborasi mereka bisa menjadi faktor kunci dalam mendorong RUU ini melewati berbagai tantangan legislatif. Namun, banyak yang bergantung pada kemampuan semua pemain besar ini untuk mencapai kesepahaman dengan perwakilan sektor perbankan di Amerika, yang tampaknya masih sulit dicapai.
Rekomendasi trading:

Terkait gambaran teknikal untuk Bitcoin, pembeli saat ini menargetkan kembali ke level $68.900, yang akan membuka jalan langsung menuju $70.600 dan kemudian $71.125. Target yang lebih jauh adalah puncak di dekat $74.600, dan penembusan level tersebut akan mengindikasikan upaya untuk memulihkan pasar bullish. Jika terjadi penurunan, pembeli diperkirakan akan muncul di sekitar $66.400. Kembalinya instrumen trading di bawah area tersebut dapat dengan cepat mendorong BTC menuju $64.400. Target penurunan berikutnya berada di sekitar $62.600.

Mengenai gambaran teknikal untuk Ethereum, konsolidasi yang jelas di atas $1.998 akan membuka jalan langsung menuju $2.078. Target berikutnya adalah puncak di dekat $2.169. Jika level tersebut ditembus, sentimen bullish akan menguat dan minat beli berpotensi meningkat kembali. Jika Ether turun, pembeli diperkirakan akan muncul di sekitar $1.907. Kembali ke bawah zona tersebut dapat dengan cepat mendorong ETH turun ke kisaran $1.819. Target penurunan berikutnya berada di sekitar $1.724.
Yang terlihat pada grafik:
- Garis merah menunjukkan level support dan resistance tempat perlambatan harga atau pertumbuhan aktif diperkirakan terjadi;
- Garis hijau menunjukkan 50-day moving average;
- Garis biru menunjukkan 100-day moving average;
- Garis hijau muda menunjukkan 200-day moving average.
Crossover, atau pengujian harga terhadap moving average, biasanya akan menghentikan pergerakan atau justru memicu momentum baru di pasar.