Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Gambaran Umum Pasangan GBP/USD. 24 Februari. Bull Masih Berlibur di Maldives Setelah 2025

parent
Analisis Forex:::2026-02-24T02:28:12

Gambaran Umum Pasangan GBP/USD. 24 Februari. Bull Masih Berlibur di Maldives Setelah 2025

Gambaran Umum Pasangan GBP/USD. 24 Februari. Bull Masih Berlibur di Maldives Setelah 2025

Pasangan mata uang GBP/USD juga menunjukkan penurunan yang terasa tidak masuk akal pada hari Senin. Hari itu dimulai dengan kenaikan yang cukup bisa diprediksi, tetapi tidak berlangsung lama. Sekarang, coba perhatikan dengan saksama grafik timeframe rendah untuk hari Jumat dan Senin. Apakah Anda mendapat kesan bahwa pada hari-hari tersebut pasar sedang mencerminkan data positif mengenai aktivitas bisnis dan penjualan ritel di Inggris, data PDB Amerika Serikat yang mengecewakan, serta sikap acuh Donald Trump terhadap keputusan Mahkamah Agung yang membatalkan tarif sambil justru mengenakan tarif baru? Dolar menguat seolah-olah Trump sendiri telah membatalkan seluruh tarif perdagangannya, membombardir seluruh Iran, dan Federal Reserve (sebagai bonus) telah memulai siklus pengetatan kebijakan moneter yang baru. Jadi, yang tersisa hanyalah mengulang apa yang telah kami katakan selama dua minggu terakhir: pergerakan pasar saat ini tidak lagi logis, sehingga lebih baik keputusan trading didasarkan pada faktor teknikal.

Demi keadilan, perlu diingat bahwa pound Inggris memang memiliki alasan untuk melemah dalam beberapa minggu terakhir. Banyak rilis data yang hasilnya lebih lemah daripada prediksi, terutama inflasi, pengangguran, dan PDB. Namun, jika data-data ini dianalisis, muncul banyak pertanyaan. Mengapa pasar bereaksi terhadap PDB yang lemah di Inggris, tetapi mengabaikan PDB yang mengecewakan di AS? Mengapa penurunan inflasi di Inggris menjadi 3% langsung dianggap sebagai jaminan pelonggaran kebijakan moneter baru, sementara penurunan inflasi di AS menjadi 2,4% seolah tidak berarti apa-apa? Pound Inggris melemah dan dolar menguat, jelas bukan karena faktor data makroekonomi.

Mungkin pasar begitu yakin akan serangan Trump terhadap Iran? Bagaimana jika operasi militer Amerika tidak dimulai dalam 10–15 hari, melainkan tiga bulan lagi? Selama periode tersebut, apakah dolar akan terus menguat hanya karena meningkatnya eskalasi militer di Timur Tengah? Menurut kami, satu-satunya alasan penguatan mata uang AS saat ini adalah aliran modal. Ada pihak di antara pelaku besar yang menarik dolar dari peredaran, sehingga meningkatkan permintaan terhadap dolar, dan itulah penyebab kita melihat pergerakan seperti sekarang. Tidak diketahui siapa tepatnya pihak tersebut dan apa motivasinya. Pihak ini jelas tidak mengindahkan faktor makroekonomi dan fundamental. Oleh karena itu, kami juga tidak menyarankan untuk terlalu memerhatikannya dalam waktu dekat. Pasangan GBP/USD sedang turun hampir dalam kondisi apa pun.

Bisa jadi juga ada manipulasi sederhana yang sedang berlangsung, yang cukup banyak menjelaskan situasi sekarang. Siapa yang memperkirakan dolar AS akan menguat pada hari Senin? Hampir tidak ada. Namun, justru itulah yang terjadi! Kalau bukan perburuan stop loss dan likuiditas, lalu apa? Mungkin para market maker sedang memanipulasi pasar untuk mengumpulkan likuiditas sebanyak mungkin sebelum kenaikan panjang yang baru pada pasangan GBP/USD. Ngomong-ngomong, sinyal dari indikator CCI, yang muncul cukup jarang sehingga biasanya dianggap bernilai tinggi, juga sedang diabaikan. Segala sesuatu yang tidak mendukung dolar AS untuk saat ini tampaknya disisihkan begitu saja.

Gambaran Umum Pasangan GBP/USD. 24 Februari. Bull Masih Berlibur di Maldives Setelah 2025

Rata-rata volatilitas pasangan GBP/USD selama lima hari perdagangan terakhir sebesar 91 pip. Untuk pasangan pound/dolar, nilai ini dianggap sebagai nilai "rata-rata." Pada hari Selasa, 24 Februari, kami memperkirakan pergerakan dalam rentang yang dibatasi oleh level 1,3412 dan 1,3594. Channel atas regresi linear mengarah ke atas, yang mengindikasikan pemulihan tren. Indikator CCI telah memasuki wilayah oversold, memberi sinyal kemungkinan berakhirnya koreksi.

Level support terdekat:

S1 – 1,3428

S2 – 1,3306

S3 – 1,3184

Level resistance terdekat:

R1 – 1,3550

R2 – 1,3672

R3 – 1,3794

Rekomendasi Trading:

Pasangan mata uang GBP/USD diperkirakan akan melanjutkan tren naiknya pada 2025, dan prospek jangka panjangnya tetap tidak berubah. Kebijakan Donald Trump akan terus memberikan tekanan pada perekonomian AS; oleh karena itu, kami tidak memperkirakan mata uang Amerika akan menguat pada 2026. Bahkan statusnya sebagai "mata uang cadangan" pun tidak lagi memiliki arti penting bagi para trader. Dengan demikian, posisi beli dengan target 1,3916 atau lebih tinggi tetap relevan dalam jangka pendek, karena harga berada di atas moving average. Jika harga berada di bawah garis moving average, posisi sell kecil dapat dipertimbangkan dengan target di 1,3428 dan 1,3412 atas dasar teknikal (koreksi). Dari waktu ke waktu, mata uang Amerika menunjukkan koreksi (dalam konteks global), tetapi untuk pertumbuhan tren, dibutuhkan faktor-faktor positif berskala global.

Penjelasan untuk Ilustrasi:

Channel regresi linear membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya menuju ke arah yang sama, berarti tren saat ini kuat;

Garis moving average (pengaturan 20,0, diperhalus) menentukan tren jangka pendek dan arah trading yang sebaiknya diambil saat ini;

Level Murray adalah level target untuk pergerakan dan koreksi;

Level volatilitas (garis merah) menunjukkan perkiraan channel harga tempat pasangan ini akan bergerak dalam 24 jam ke depan, berdasarkan indikator volatilitas saat ini;

Indikator CCI yang memasuki area oversold (di bawah -250) atau area overbought (di atas +250) menunjukkan bahwa tren akan segera berbalik ke arah yang berlawanan.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...