Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Emas menunggu saatnya

parent
Analisis Forex:::2026-03-11T11:20:33

Emas menunggu saatnya

Timur Tengah telah mendorong emas ke bayang-bayang minyak. Logam mulia ini sempat membentuk rally kuat sepanjang sebagian besar 2025–2026, tetapi konflik AS–Israel–Iran telah meredam volatilitas emas dan mengalihkan fokus para investor ke aset lain. Sementara Brent dan WTI naik-turun bak roller-coaster, XAU/USD justru tertinggal di pinggir pasar keuangan global.

Tekanan terhadap emas bukan hanya datang dari penguatan tajam dolar dan rally imbal hasil obligasi pemerintah AS. Memang, emas dihargai dalam dolar, sehingga lonjakan indeks USD jelas berdampak negatif bagi logam tersebut. Memang, XAU/USD tidak memberikan bunga, sehingga kalah menarik dibanding obligasi ketika imbal hasil naik. Namun, perlu diingat bahwa tren naik emas yang berlangsung lama sebelumnya banyak ditopang oleh apa yang disebut sebagai "debasement" trade, taruhan pada depresiasi mata uang fiat dan obligasi terkait di tengah pemangkasan suku bunga bank sentral.

Musim semi tahun ini, debasement trade berbalik arah. Pasar futures sebelumnya memperkirakan suku bunga deposito ECB akan bertahan di 2% hingga 2026; kini, instrumen derivatif mengantisipasi dua kali pengetatan moneter. Pasar yang semula memperkirakan suku bunga Fed akan turun sekitar 65 bps hingga akhir tahun, kini hanya menilai penurunan sekitar 36,5 bps. Semakin tinggi biaya pinjaman, semakin buruk bagi emas.

Satu-satunya hal yang dapat menyelamatkan situasi adalah berakhirnya konflik Timur Tengah dengan cepat. Jika pelayaran kembali normal dan produksi minyak pulih, harga dapat segera turun. Ekspektasi inflasi kemudian akan mereda, bank sentral tidak lagi punya banyak alasan untuk khawatir, dan pasar futures akan menilai ulang jalur suku bunga. Arus keluar dari ETF emas yang menurut Bloomberg mencapai level tertinggi dua tahun mungkin berbalik menjadi arus masuk. XAU/USD pun berpotensi naik.

Arus modal ke ETF yang berfokus pada emas

Emas menunggu saatnya

Tidak mengejutkan bahwa pernyataan Donald Trump tentang berakhirnya dengan cepat konfrontasi AS–Israel–Iran memicu rally emas. Presiden meyakini kemenangan atas Teheran dapat dicapai lebih cepat daripada prediksi sebelumnya, yakni empat hingga lima minggu.

Emas menunggu saatnya

Tapi para investor membutuhkan bukti. Intensitas pengeboman di Iran meningkat, para pemimpinnya tidak menunjukkan keinginan untuk bernegosiasi dengan AS, dan laporan tentang ledakan kapal tanker di dekat Abu Dhabi semakin memanaskan ketegangan.

Saat ini emas bersiap menghadapi rilis data inflasi AS. Jika CPI dan PCE sudah meningkat bahkan sebelum lonjakan harga minyak, The Fed kecil kemungkinan akan memangkas suku bunga, sebuah hasil yang bearish bagi XAU/USD.

Emas menunggu saatnya

Prospek teknikal

Pada grafik harian, emas membentuk sub-pola — "spike and shelf" di dalam pola induk reversal 1-2-3. Breakout ke atas level resistance di $5.270 dapat menjadi sinyal beli. Penolakan di level tersebut, atau penurunan di bawah $5.055 per troy ounce, sebaiknya dipandang sebagai dasar untuk membuka posisi jual pada logam ini.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...