Analisis EUR/USD 5M

Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan relatif tenang pada hari Selasa, dengan sedikit reaksi terhadap latar belakang makroekonomi maupun laporan mengkhawatirkan yang datang dari AS. Dimulai dari berita yang benar-benar penting, salah satu jurnalis dan pembawa acara paling terkenal di AS, Tucker Carlson, menyatakan bahwa Donald Trump mungkin akan memberikan perintah bukan hanya untuk serangan balistik atau serangan rudal ke Iran malam ini, tetapi ia mungkin menekan "tombol merah" yang bersejarah itu. Tak lama kemudian, New York Times juga melaporkan bahwa perang nuklir bisa saja dimulai di Timur Tengah malam ini. Sementara itu, di Iran, masyarakat turun ke jalan untuk melindungi pembangkit listrik mereka dan membentuk perisai manusia dengan saling bergandengan tangan. Sebagian orang mungkin menganggap laporan mengenai serangan nuklir ini terlalu fantastis, namun perlu diingat bahwa terakhir kali AS menggunakan senjata nuklir terhadap pihak lawan memang benar-benar terjadi. Dan Trump juga sulit dianggap sebagai presiden paling bijaksana dan berpandangan paling jauh dalam sejarah AS.
Meski demikian, pasar saat ini tidak panik dan hanya menunggu. Pergerakan dalam beberapa hari terakhir tergolong lemah, dengan pasangan EUR/USD bergerak dalam kanal sideways di antara 1,1450 dan 1,1620, yang mengindikasikan tidak adanya tren yang jelas. Laporan mengenai pesanan barang tahan lama di AS lebih lemah dari perkiraan, tetapi para pelaku pasar juga mengabaikannya. Oleh karena itu, untuk saat ini kita hanya bisa menunggu perkembangan situasi di Timur Tengah...
Pada time frame 5 menit kemarin, hanya terdapat satu sinyal perdagangan yang muncul. Di awal sesi perdagangan Eropa, pasangan ini menembus batas garis indikator Ichimoku dan level 1,1542, sehingga memungkinkan trader untuk membuka posisi long. Setelah itu, harga hanya bergerak naik, dengan total sekitar 20–25 pip sepanjang hari.
Laporan COT

Laporan COT terbaru bertanggal 31 Maret. Pada grafik time frame mingguan terlihat jelas bahwa posisi neto para trader non-komersial masih berada pada kondisi "bullish", namun turun dengan cepat akibat peristiwa geopolitik. Para trader secara massal menjual euro dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Trump tidak berubah, tetapi dolar kembali berperan sebagai "mata uang cadangan", yang menjamin tingginya permintaan terhadapnya.
Kita masih belum melihat faktor fundamental yang mendukung penguatan euro. Sebaliknya, terdapat banyak faktor yang mendukung pelemahan dolar AS. Perang di Timur Tengah untuk sementara membuat dolar menjadi sangat menarik, tetapi setelah faktor ini kehilangan relevansinya, semuanya bisa kembali seperti semula. Dalam jangka panjang, euro berpotensi turun hingga 1,06 (garis tren), namun tren naiknya tetap akan relevan.
Posisi garis merah dan biru pada indikator masih menunjukkan keberlanjutan tren bullish. Selama pekan pelaporan terakhir, jumlah posisi long di kelompok "Non-commercial" meningkat sebanyak 100, sementara jumlah posisi short naik 8.900. Akibatnya, posisi neto turun 8.800 kontrak dalam sepekan.
Analisis EUR/USD 1H

Pada time frame satu jam, pasangan EUR/USD diperdagangkan dalam kanal sideways. Eskalasi baru di Timur Tengah dapat kembali menggeser prioritas perdagangan para trader, sehingga setiap kenaikan harga sebaiknya disikapi dengan hati-hati. Bagaimanapun juga, pasar saat ini berada dalam fase konsolidasi. Komentar Trump terus memicu reaksi pasar, sering kali ke arah yang berlawanan.
Untuk tanggal 8 April, kami menyoroti level-level berikut untuk aktivitas trading: 1,1234, 1,1274, 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615–1,1625, 1,1657–1,1666, 1,1750–1,1760, 1,1830–1,1837, serta garis Senkou Span B (1,1542) dan Kijun-sen (1,1540). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergerak sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa memindahkan stop-loss ke level impas jika harga bergerak 15 pip ke arah yang benar. Hal ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Rabu, AS akan merilis notulen rapat terakhir Federal Reserve yang dinilai cukup kurang penting, sementara Zona Euro akan merilis laporan penjualan ritel yang tampaknya juga kurang berdampak. Dalam tiga hari terakhir, pasar mengabaikan sejumlah besar data penting baik dari AS maupun kawasan lain, sehingga peristiwa pada hari Rabu tidak menimbulkan minat berarti. Fokus perhatian pasar masih tertuju pada perkembangan geopolitik di Iran.
Rekomendasi Trading:
Pada hari Rabu, trader dapat mempertimbangkan posisi jual apabila harga terkonsolidasi di bawah garis-garis indikator Ichimoku, dengan target di 1,1444. Posisi beli dapat dipertahankan dengan target 1,1615–1,1625, karena harga telah menetap di atas area 1,1536–1,1542.
Penjelasan Ilustrasi:
- Level-level harga support dan resistance ditandai dengan garis merah tebal, yang menunjukkan area di mana pergerakan dapat berakhir. Level-level ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke time frame satu jam dari time frame 4 jam. Garis-garis ini dianggap kuat.
- Level ekstrem ditandai dengan garis merah tipis, yaitu level di mana harga sebelumnya memantul. Level-level ini merupakan sumber sinyal trading.
- Garis kuning menunjukkan garis tren, kanal tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan ukuran posisi neto untuk setiap kategori trader.