Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ GBP/USD Smart Money: Apakah Bull Masih Memiliki Potensi Lanjutan?

parent
Analisis Forex:::2026-04-10T17:41:37

GBP/USD Smart Money: Apakah Bull Masih Memiliki Potensi Lanjutan?

Pasangan GBP/USD telah menguat hampir 300 poin minggu ini. Ada satu alasan utama untuk hal ini — penurunan tajam permintaan terhadap dolar AS yang berstatus safe haven. Begitu negosiasi nyata dimulai antara Washington dan Teheran, dan bahkan gencatan senjata selama dua minggu berhasil dicapai, pasar dengan cepat mulai melepas dolar. Mata uang ini menjadi tidak terlalu diperlukan, karena dalam satu setengah bulan terakhir telah digunakan sebagai aset lindung nilai saat sentimen risk-off menguat.

GBP/USD Smart Money: Apakah Bull Masih Memiliki Potensi Lanjutan?

Saya juga telah mengungkapkan dalam tulisan-tulisan sebelumnya bahwa pola "Three Drives" yang signifikan dan relatif langka telah muncul dan menyebabkan pergerakan harga naik. Oleh karena itu, para trader mendapatkan sinyal positif, sementara tren umum tetap menunjukkan apresiasi. Faktor geopolitik menguntungkan para pembeli, mendorong kenaikan hampir 300 poin. Saat ini, keadaan gencatan senjata masih tidak stabil, dan pihak-pihak terkait belum mengklarifikasi secara menyeluruh siapa yang terlibat dalam kesepakatan tersebut dan area mana yang mungkin masih terkena konflik. Selat Hormuz tidak dapat dilalui, karena Iran menuduh Israel dan Amerika Serikat melanggar gencatan senjata, sementara Amerika merespons dengan menuduh Iran melanggar perjanjian melalui rencana memungut biaya pada kapal tanker yang melintas di selat tersebut. Meskipun begitu, pasar optimis bahwa perdamaian masih mungkin dicapai. Diharapkan bahwa perundingan selanjutnya antara Amerika dan Iran akan segera terlaksana.

Kemungkinan penurunan pada kedua pasangan mata uang tetap cukup tinggi, terutama mengingat gencatan senjata di Timur Tengah yang masih rentan. Dalam situasi ini, pola Three Drives yang terlihat dalam bentuk segitiga di grafik memberi kesempatan bagi para bull untuk melancarkan reaksi, yang merupakan perkembangan positif. Pola ini terdiri dari tiga ayunan yang masing-masing sedikit lebih rendah dari sebelumnya, menunjukkan bahwa tekanan bearish mulai hilang. Oleh karena itu, analisis teknikal menunjukkan prospek yang cukup cerah untuk pertumbuhan pound, meskipun para bull masih memerlukan dukungan dari aspek geopolitik. Sebuah ketidakseimbangan bullish telah terbentuk pekan ini, yang akan membuka peluang di masa depan untuk menduduki posisi long yang baru.

Latarnya dari berita ekonomi pada hari Jumat tidak begitu mendukung para bull, namun mereka masih mampu mendorong harga naik berkat momentum dan kondisi geopolitik yang mulai membaik. Laporan mengenai inflasi di AS menunjukkan lonjakan harga konsumen secara drastis, yang bisa mendorong Federal Reserve untuk memikirkan kembali kebijakan moneternya. Namun, seperti faktor-faktor terbaru lainnya, ini lebih banyak diabaikan oleh para trader.

Di Amerika Serikat, keseluruhan keadaan menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, sangat sedikit yang mendukung penguatan nilai dolar. Bahkan konflik dengan Iran tidak banyak mengubah persepsi ini. Posisi untuk mata uang AS tetap tidak menguntungkan dalam jangka panjang dan hanya bersifat sementara dalam periode pendek. Pasar tenaga kerja terus melemah, ekonomi semakin dekat dengan resesi, dan berbeda dengan ECB dan Bank of England, Federal Reserve tidak memiliki rencana untuk melakukan pengetatan moneter pada 2026. Selain itu, gelombang besar protes terhadap Donald Trump kembali melanda seluruh negeri. Dari perspektif ekonomi, tidak terdapat alasan yang kuat untuk mendukung penguatan dolar yang berkelanjutan.

Untuk terbentuknya tren bearish, diperlukan kondisi positif yang kuat dan konsisten bagi dolar, sesuatu yang sulit diharapkan selama kepemimpinan Donald Trump. Geopolitik telah mendukung dolar selama lebih dari sebulan, tetapi dukungan ini tidak akan bertahan selamanya. Sulit untuk menentukan kapan hal itu akan terjadi—artinya dolar masih bisa mengalami kenaikan dalam beberapa minggu atau bulan ke depan—namun hal itu tidak akan berlangsung terus-menerus.

Kalender Berita untuk AS dan Inggris

  • AS – Existing Home Sales (14:00 UTC)

Pada 13 April, kalender ekonomi hanya memuat satu peristiwa sekunder. Latar belakang berita kecil kemungkinan akan memengaruhi sentimen pasar pada hari Senin, karena para trader masih berfokus terutama pada perkembangan geopolitik.

Prakiraan dan Tips Trading GBP/USD

Bagi pound, prospek jangka panjang tetap bullish, tetapi saat ini belum ada pola bullish baru. Hanya Three Drives Pattern sebelumnya yang memberi sinyal potensi pertumbuhan. Penurunan tajam dalam beberapa minggu terakhir sebagian besar disebabkan oleh keadaan yang kurang menguntungkan—yakni eskalasi geopolitik. Tanpa konflik yang dipicu Donald Trump di Timur Tengah, reli dolar yang begitu kuat kemungkinan besar tidak akan terjadi.

Saat ini, fase bearish belum dapat dianggap sepenuhnya berakhir. Harga masih dapat melakukan sapuan likuiditas terhadap dua ayunan bullish terakhir, dan gencatan senjata di Timur Tengah bisa saja gagal. Dalam skenario tersebut, tekanan bearish akan kembali menguat.

Dalam jangka pendek, para trader dapat menantikan terbentuknya pola-pola bullish baru. Sebuah bullish imbalance yang terbentuk minggu ini akan membuka peluang di masa mendatang untuk posisi long. Jika tercapai gencatan senjata yang penuh dan stabil (bukan yang rapuh seperti sekarang), pound berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level tertinggi tahunan.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...