Analisis EUR/USD Grafik 5M

Pasangan mata uang EUR/USD kembali menunjukkan volatilitas rendah sepanjang perdagangan hari Selasa. Kembali tidak ada latar belakang fundamental, makroekonomi, maupun geopolitik, sehingga para pelaku pasar tidak memiliki faktor pemicu untuk direspons. Secara teknikal, tidak terlihat adanya perubahan signifikan. Alhasil, fokus pasar beralih ke rapat FOMC yang akan berlangsung Rabu malam. Tidak dapat dikatakan bahwa pasar mulai lebih dulu memasukkan hasil rapat FOMC (yang sebenarnya sudah diketahui) ke dalam harga, karena pada dasarnya tidak ada yang benar-benar bisa dihitung. Satu-satunya agenda yang menarik perhatian adalah pidato Jerome Powell, yang akan menjadi pidato terakhirnya sebagai ketua Federal Reserve pada pertemuan bulan April. Meskipun sekilas pekan ini terlihat padat, bisa jadi tidak ada satu pun peristiwa penting dalam tiga pekan pertama.
Dari sudut pandang teknikal, tren naik sudah patah, tetapi kelanjutan penguatan dolar masih membutuhkan pemicu. Faktor geopolitik sudah tidak lagi memberikan dukungan yang sama bagi mata uang AS, latar belakang makroekonomi sedang diabaikan pasar, sementara peristiwa fundamental baru akan berlangsung di akhir pekan ini, dan tren jangka panjang masih cenderung naik. Karena itu, kami menilai probabilitas kenaikan baru pada pasangan ini lebih tinggi dibanding kelanjutan penurunan. Namun, saat ini, untuk dapat lebih yakin dengan skenario tersebut, masih diperlukan penembusan garis-garis indikator Ichimoku.
Pada time frame 5 menit di hari Selasa, hanya satu sinyal jual yang terbentuk. Selama sesi perdagangan Asia, pasangan ini memantul dari garis Kijun-sen dan bergerak turun sekitar 30 pip sepanjang hari, dengan volatilitas yang kembali rendah, dan area target terdekat tidak tersentuh. Menjelang malam, harga kembali ke garis kritis.
Laporan COT

Laporan COT terbaru bertanggal 21 April. Ilustrasi pada time frame mingguan dengan jelas menunjukkan bahwa posisi bersih trader nonkomersial masih bullish, tetapi turun dengan cepat di tengah perkembangan geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, trader telah melepas euro dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Donald Trump tidak berubah, tetapi untuk beberapa waktu terakhir, dolar berperan sebagai "mata uang cadangan". Namun, proses ini mungkin sudah berlalu.
Kita masih belum melihat faktor fundamental yang dapat memperkuat euro; sebaliknya, masih cukup banyak faktor yang bisa melemahkan dolar AS. Perang di Timur Tengah sempat membuat dolar menjadi sangat menarik, tetapi ketika faktor ini "kedaluwarsa", semuanya akan kembali seperti semula. Mungkin masa berlakunya sudah habis sekarang. Dalam jangka panjang, euro berpotensi turun ke level $1,06 (garis tren), tetapi tren naiknya tetap relevan. Saat ini, pasangan ini belum bergerak jauh dari garis tren menurun, yang telah beberapa kali ditembus.
Posisi garis merah dan biru pada indikator menunjukkan adanya paritas antara bull dan bear. Dalam minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi long dalam kelompok nonkomersial naik sebesar 2.700, sementara jumlah posisi short turun sebesar 12.500. Dengan demikian, posisi bersih meningkat total 15.200 kontrak selama sepekan.
Analisis EUR/USD Grafik 1 Jam

Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD mulai membentuk tren menurun. Situasi di Timur Tengah tetap tegang tetapi tidak memburuk, sehingga saat ini hanya ada sedikit alasan kuat bagi penguatan lanjutan dolar AS. Akan ada cukup banyak peristiwa penting pekan ini, sehingga volatilitas dapat diharapkan baik. Secara teknikal, dolar berada pada posisi yang lebih menguntungkan dibandingkan euro.
Untuk 29 April, kami menyoroti level-level berikut untuk trading: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615-1,1625, 1,1657-1,1666, 1,1750-1,1760, 1,1830-1,1837, 1,1907-1,1922, serta garis Senkou Span B (1,1758) dan Kijun-sen (1,1716). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, yang perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Ingat untuk memindahkan stop-loss ke titik impas jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Rabu, Jerman akan merilis laporan inflasi yang cukup penting untuk bulan April, di AS akan dirilis beberapa laporan sekunder, dan pada malam hari akan berlangsung rapat FOMC serta konferensi pers dengan Jerome Powell. Dengan demikian, pergerakan utama diperkirakan terjadi pada malam hari.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, trader dapat membuka posisi jual jika harga memantul dari garis Kijun-sen atau dari area 1,1750-1,1760, dengan target area 1,1657-1,1666. Posisi beli dapat dibuka jika harga berkonsolidasi di atas area 1,1750-1,1760, dengan target 1,1830-1,1837.
Penjelasan Ilustrasi:
Level-level harga support dan resistance – garis tebal merah, di sekitar area ini pergerakan mungkin berakhir. Level ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini bersifat kuat.
Level-level ekstrem – garis tipis merah, tempat harga sebelumnya memantul. Level ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning – garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT – ukuran posisi bersih setiap kategori trader.