Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Pembaruan pasar saham AS pada 11 Mei: SP500 dan NASDAQ melanjutkan penguatannya

parent
Analisis Forex:::2026-05-11T08:31:27

Pembaruan pasar saham AS pada 11 Mei: SP500 dan NASDAQ melanjutkan penguatannya

Pada Jumat lalu, indeks saham AS ditutup menguat. S&P 500 naik 0,84%, sementara Nasdaq 100 melonjak 1,71%. Dow Jones Industrial Average hanya menguat 0,02%.

Pembaruan pasar saham AS pada 11 Mei: SP500 dan NASDAQ melanjutkan penguatannya

Hari ini, pasar saham Asia kembali mengalami kenaikan didorong oleh perkembangan pesat dalam kecerdasan buatan (AI), tetapi secara keseluruhan, kondisi pasar global tetap bervariasi. Presiden AS Donald Trump dan Iran menolak tawaran terbaru yang diajukan satu sama lain untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah, yang menyebabkan lonjakan tajam dalam harga minyak dan penjualan Surat Utang Negara AS (Treasuries).

Indeks MSCI Asia-Pasifik meningkat 0,5%, dengan saham-saham teknologi menjadi penggerak utama kenaikan. Korea Selatan — acuan penting untuk investasi di bidang AI — mencatat kinerja yang sangat baik: KOSPI naik 4,5% dan mencapai angka tertinggi baru. Namun, mengingat situasi geopolitik yang rumit, optimisme di Asia kemungkinan tidak akan sepenuhnya menular ke Eropa dan AS.

Pasar komoditas menunjukkan situasi yang berbeda. Harga minyak Brent meloncat sekitar 4% hingga melewati $105 per barel. Penyebabnya adalah kegagalan dalam negosiasi: Trump dan para pemimpin Iran kemarin menolak tawaran perdamaian terbaru, yang pada dasarnya memperpanjang blokade di Selat Hormuz. Kenaikan harga energi ini langsung memperkuat kekhawatiran terkait inflasi.

Para investor bereaksi dengan menjual aset berpendapatan tetap: imbal hasil (yield) US Treasury untuk tenor 10 tahun naik empat basis poin menjadi 4,39%.Pasar komoditas menunjukkan situasi yang berbeda. Harga minyak Brent meloncat sekitar 4% hingga melewati $105 per barel. Penyebabnya adalah kegagalan dalam negosiasi: Trump dan para pemimpin Iran kemarin menolak tawaran perdamaian terbaru, yang pada dasarnya memperpanjang blokade di Selat Hormuz. Kenaikan harga energi ini langsung memperkuat kekhawatiran terkait inflasi. Para investor bereaksi dengan menjual aset berpendapatan tetap: imbal hasil (yield) US Treasury untuk tenor 10 tahun naik empat basis poin menjadi 4,39%.

Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dolar AS kembali menunjukkan posisi sebagai mata uang pelindung utama. Sementara itu, harga emas — yang biasanya juga dianggap aset yang aman — justru turun sekitar 1,2% menjadi sekitar $4. 650 per ons. Penurunan ini mencerminkan semakin tingginya ekspektasi bahwa suku bunga di AS akan tetap tinggi, sehingga menjadikan emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik.

Pembaruan pasar saham AS pada 11 Mei: SP500 dan NASDAQ melanjutkan penguatannya

Dari sisi fundamental, kondisinya tetap solid. Pekan lalu, S&P 500 dan Nasdaq 100 mencetak rekor tertinggi setelah rilis laporan ketenagakerjaan AS yang meyakinkan dan serangkaian hasil kinerja perusahaan yang lebih kuat dari perkiraan, yang memperkuat keyakinan terhadap perekonomian terbesar di dunia meskipun ada krisis energi yang dipicu oleh konflik Iran. Data menunjukkan sekitar 82% perusahaan di indeks S&P 500 melampaui ekspektasi laba untuk kuartal I.

Teknikal S&P 500: tugas utama pembeli hari ini adalah menembus resistensi terdekat di $7.404. Hal itu akan mengindikasikan momentum kenaikan dan membuka jalan menuju dorongan ke area $7.427. Menguasai level $7.451 akan semakin memperkuat posisi pembeli. Di sisi bawah, jika selera risiko melemah, pembeli harus bertahan di sekitar $7.381. Penembusan ke bawah level tersebut berpotensi dengan cepat mendorong instrumen kembali ke $7.361 dan membuka jalan menuju $7.339.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...