Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Tenor 30 Tahun Mencapai Level Tertinggi Sejak Juli 2007

parent
Berita Analisis:::2026-05-19T22:49:30

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Tenor 30 Tahun Mencapai Level Tertinggi Sejak Juli 2007

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Tenor 30 Tahun Mencapai Level Tertinggi Sejak Juli 2007

Pada hari Selasa, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun dan 10 tahun terus meningkat. Pada saat penulisan artikel ini, imbal hasil obligasi 30 tahun mencapai 5,195%, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun berada di 4,683%. Dalam trading intraday, imbal hasil obligasi 30 tahun sempat menyentuh puncak 5,197%, level tertinggi sejak Juli 2007, yang menandakan meningkatnya tekanan pada pasar pendapatan tetap.

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Tenor 30 Tahun Mencapai Level Tertinggi Sejak Juli 2007

Perubahan imbal hasil ini mencerminkan kekhawatiran yang kembali muncul bahwa inflasi mungkin akan tetap tinggi lebih lama daripada yang sebelumnya diperkirakan. Kenaikan harga energi, yang didorong oleh konflik terkait Iran, menambah tekanan ke atas pada ekspektasi inflasi, mendorong para investor untuk menilai kembali arah kebijakan moneter ke depan. Kenaikan terbaru harga minyak semakin memperkuat spekulasi bahwa langkah The Federal Reserve berikutnya mungkin tidak akan mencakup pemangkasan suku bunga.

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Tenor 30 Tahun Mencapai Level Tertinggi Sejak Juli 2007

Selain itu, pelaku pasar menuntut "term premium" yang lebih tinggi — imbalan tambahan yang diperlukan untuk memegang surat utang jangka panjang. Kekhawatiran mengenai defisit anggaran yang terus-menerus dan meningkatnya kebutuhan pembiayaan pemerintah menjadi faktor tambahan yang menekan sentimen para investor terhadap obligasi pemerintah jangka panjang.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Bank of America dan disampaikan oleh Reuters pada hari Selasa menunjukkan bahwa 62% manajer aset memperkirakan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun akan melampaui 6% dalam setahun ke depan.

Para pelaku pasar juga akan terus memantau secara ketat perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah. Penurunan eskalasi konflik yang signifikan dapat mendorong penurunan harga minyak dan memperbaiki prospek inflasi, yang berpotensi meningkatkan permintaan obligasi dan menekan imbal hasilnya. Namun, ketidakpastian dalam proses negosiasi dengan Iran terus mendorong para investor untuk tetap berhati-hati.

Kenaikan imbal hasil pemerintah AS belum lama ini semakin menimbulkan kekhawatiran di pasar keuangan yang lebih luas. Jika tren saat ini berlanjut, hal tersebut dapat menciptakan tantangan tambahan bagi pasar KPR, kondisi kredit konsumen, dan valuasi saham.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...