Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ WTI. Analisis Harga. Proyeksi. WTI Melanjutkan Rally Empat Hari

parent
Analisis Forex:::2026-05-19T22:49:58

WTI. Analisis Harga. Proyeksi. WTI Melanjutkan Rally Empat Hari

WTI. Analisis Harga. Proyeksi. WTI Melanjutkan Rally Empat Hari

Pada saat artikel ini ditulis, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di level $103,72, naik 1,19% pada hari tersebut dan melanjutkan tren kenaikan selama empat hari berturut-turut. Pasar tetap mendukung kenaikan harga, bahkan di tengah tanda-tanda meredanya ketegangan sementara di Timur Tengah, karena para pelaku pasar masih tertarik pada premi risiko geopolitik yang terkait dengan potensi gangguan pasokan.

Namun, kenaikan harga minyak mentah berpotensi melambat setelah pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Senin untuk menangguhkan serangan militer yang telah direncanakan terhadap Iran. Keputusan ini diambil menyusul seruan para pemimpin Qatar, Saudi Arabia, dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk melakukan deeskalasi di kawasan tersebut.

Trump menyatakan bahwa saat ini sedang berlangsung perundingan serius dengan Teheran, tetapi ia juga memperingatkan bahwa AS siap untuk melancarkan operasi militer berskala besar jika pembicaraan tersebut gagal. Sikap ini terus memelihara kegelisahan di pasar energi, karena eskalasi ketegangan terbaru antara Washington dan Teheran telah memicu kenaikan harga yang signifikan.

Kekhawatiran terkait Selat Hormuz juga memberikan dukungan bagi pasar. Jalur perairan yang sangat strategis ini merupakan rute kunci bagi arus minyak global, sementara program nuklir Iran dan sanksi yang dikenakan masih menjadi hambatan serius untuk mencapai kesepakatan jangka panjang.

Dari sisi permintaan, India mengumumkan kenaikan harga bensin dan solar masing-masing sebesar 87 dan 91 paise per liter, sebagai upaya untuk menutup kerugian akibat kenaikan harga minyak global. Mengingat India merupakan importir minyak terbesar ketiga di dunia, para investor mencermati dengan saksama perubahan permintaan di negara tersebut.

Para analis bank terus menyoroti risiko jangka panjang terhadap penurunan harga. Rabobank memperkirakan bahwa fragmentasi pasar minyak yang kian meningkat dapat menekan harga di masa mendatang, terutama setelah keluarnya UEA dari OPEC. Sementara itu, ING menekankan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap berita terkait Iran dan risiko pasokan global.

Dari sudut pandang teknikal, target terdekat harga minyak berada di $105,00. Jika level ini berhasil ditembus, hambatan berikutnya berada di kisaran $107,00–$107,20. Harga minyak saat ini bergerak di atas moving average utama. Indikator osilator menunjukkan sinyal positif, sehingga pihak pembeli masih memegang kendali, dengan jalur pergerakan yang paling mudah adalah ke atas.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...