
Mata uang Amerika memasuki pekan baru dalam posisi yang memungkinkan pergerakan dua arah: melanjutkan penguatan atau mulai melemah. Kemungkinan besar, pada awal pekan baru ini, pasar akan mengurangi permintaan terhadap dolar AS seiring meredanya situasi di Timur Tengah. Jika AS, Iran, dan sejumlah negara Timur Tengah benar-benar menandatangani kesepakatan kerangka kerja, hal tersebut akan menjadi langkah maju yang sangat besar—sebuah terobosan dalam negosiasi—dan akan membuktikan bahwa gencatan senjata penuh antara Barat dan Timur benar-benar dapat terwujud, bukan sekadar retorika belaka. Namun, jika pernyataan Trump sekali lagi tidak terbukti kebenarannya, hal tersebut akan mengindikasikan meningkatnya risiko pecahnya kembali perang. Tentu saja, dalam situasi seperti itu, permintaan terhadap dolar AS akan kembali melonjak.
Saya ingin menyatakan bahwa kesepakatan akhir antara Iran dan AS masih jauh dari jangkauan, dan tidak ada jaminan bahwa kesepakatan tersebut akan ditandatangani di masa mendatang. Saya mengingatkan Anda bahwa "masalah nuklir" tetap menjadi landasan utama dari konfrontasi ini. Iran telah secara terbuka beberapa kali menolak untuk mengekspor cadangan uranium yang telah diperkayanya ke luar negeri, serta menolak untuk menangguhkan fasilitas nuklirnya atau membongkar laboratorium-laboratorium nuklirnya. Dengan kata lain, Teheran masih belum siap untuk memenuhi tuntutan utama AS, tuntutan yang memicu pecahnya perang tiga bulan lalu. Secara pribadi, saya masih belum melihat adanya jalan keluar dari situasi yang terjadi saat ini. Akibatnya, kedua belah pihak mungkin menandatangani sepuluh kesepakatan kerangka kerja, kesepakatan pendahuluan, kesepakatan untuk melanjutkan negosiasi, atau bahkan kesepakatan untuk menyepakati negosiasi, tetapi kita mungkin tidak akan pernah menyaksikan adanya kesepakatan akhir yang nyata. Dalam skenario ini, konflik tersebut akan tetap berada dalam kondisi "hibernasi"—dan dapat bertahan dalam kondisi demikian selama bertahun-tahun—dengan ancaman untuk kembali berkobar sewaktu-waktu. Setidaknya, selama Trump masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.
Di Amerika, minggu depan saya dapat menyoroti sejumlah peristiwa penting, mulai dari estimasi kedua laporan PDB kuartal pertama, indeks harga konsumsi pribadi inti, hingga laporan pesanan barang tahan lama. Saya tidak dapat memastikan apakah data-data ini akan memberikan dampak signifikan bagi para pelaku pasar, tetapi inilah peristiwa-peristiwa ekonomi paling penting untuk minggu depan. Secara pribadi, saya cenderung berpandangan bahwa pasar akan terus bereaksi hanya terhadap berita-berita geopolitik. Jika situasi terkait peristiwa-peristiwa tersebut terus berubah sesering yang terjadi pada minggu ini, pasar mata uang akan tetap berada dalam kondisi yang penuh dengan "fluktuasi tajam."
Gambaran Wave untuk EUR/USD:
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap pasangan EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih berada dalam fase tren naik (lihat gambar di bawah), dan dari perspektif jangka pendek, posisinya berada dalam struktur korektif. Rangkaian wave korektif a-b-c tampaknya telah selesai. Oleh karena itu, pembentukan wave 3 atau C sedang berlanjut, yang mungkin merupakan bagian dari wave C. Keseluruhan wave C (jika penandaan wave saat ini tepat) berpotensi rampung jauh di bawah level 14. Namun, skenario semacam ini akan membutuhkan dukungan geopolitik yang kuat. Jika tidak, rangkaian wave menurun tersebut mungkin akan berbentuk a-b-c dan berakhir di sekitar level 1,1578.
Gambaran Wave untuk GBP/USD:
Gambaran wave untuk instrumen GBP/USD semakin terlihat jelas seiring berjalannya waktu. Kini, kita dapat melihat adanya struktur pergerakan naik yang nyata pada grafik, yang telah lengkap. Oleh karena itu, saya memperkirakan akan terbentuk serangkaian wave menurun; pergerakan ini kemungkinan akan berbentuk impulsif dan selaras dengan struktur impulsif pada instrumen EUR/USD. Konsekuensinya, setelah terjadi penurunan sebesar 300 pip, kita dapat memperkirakan munculnya wave korektif, yang kemudian akan diikuti oleh penurunan baru menuju kisaran level 30-31. Sebelumnya, saya telah memberikan peringatan mengenai potensi penurunan baru pada mata uang pound, meskipun pada saat itu saya masih memperkirakan akan terbentuk koreksi terlebih dahulu. Mengingat situasi geopolitik yang karakternya hampir selalu berubah setiap minggunya, tidak ada satu pun skenario wave yang dapat dipastikan 100% kebenarannya.
Prinsip-prinsip Utama Analisis Saya:
- Struktur wave sebaiknya sederhana dan jelas. Struktur yang rumit sulit untuk dieksekusi dan sering kali mengalami perubahan.
- Jika tidak ada kepastian terhadap apa yang sedang terjadi di pasar, lebih baik untuk tidak memasukinya.
- Tidak ada kepastian 100% mengenai arah pergerakan, dan hal itu tidak akan pernah ada. Jangan lupa menggunakan order Stop Loss sebagai perlindungan.
- Analisis wave dapat dikombinasikan dengan jenis analisis serta strategi trading lainnya.
