Pasar ditutup kemarin. Pada hari Jumat lalu, indeks saham berakhir menguat: S&P 500 naik 0,37%, Nasdaq 100 menguat 0,19%, dan Dow Jones Industrial Average melonjak 0,58%.

Hari ini, pasar mengawali sesi dengan aksi jual tajam, yang paling terlihat pada futures indeks AS. Tampaknya pasar masih menyeimbangkan antara optimisme hati-hati terkait pembicaraan dengan Iran dan kembali memanasnya ketegangan — pasukan AS menghantam peluncur rudal di Iran dan kapal-kapal yang dilaporkan berupaya menebar ranjau di Selat Hormuz. Harga minyak bangkit kembali setelah kejatuhan tajam kemarin, tetapi secara keseluruhan sentimen risiko di pasar saham dan obligasi tetap relatif konstruktif.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun empat basis poin. Indeks Stoxx 600 Eropa bergerak nyaris datar setelah kenaikan 1% pada sesi sebelumnya. Dolar stabil setelah sebelumnya melemah terhadap mata uang utama lainnya.
Pertanyaan kuncinya sekarang adalah seberapa tahan optimisme ini. Pejabat AS menggambarkan serangan tersebut sebagai tindakan defensif, dan Presiden Donald Trump tidak meninggalkan jalur diplomasi, dengan menyatakan bahwa pembicaraan berjalan dengan baik. Namun momentum awal dari berita utama hari Minggu jelas mulai memudar: jadwal untuk kemungkinan tercapainya kesepakatan bergeser dari hitungan "jam" menjadi "hari."
Sementara itu, pasar obligasi mengirimkan sinyalnya sendiri. Selisih antara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 5 tahun dan 30 tahun menyempit menjadi 81 basis poin — yang terketat sejak Mei tahun lalu — dan hanya sedikit pulih ke 83 bp setelah perdagangan dibuka kembali. Hal ini mengindikasikan bahwa investor semakin memasukkan skenario di mana The Fed di bawah Ketua baru Kevin Warsh akan harus menahan suku bunga tetap tinggi lebih lama, alih-alih memangkasnya.
Yang patut dicatat, Trump secara terbuka mengatakan pada hari Jumat bahwa ia menginginkan Warsh menjadi ketua The Fed yang independen — sebuah upaya yang tampaknya dimaksudkan untuk meredakan kekhawatiran para investor terkait tekanan politik terhadap bank sentral. Namun pasar tetap berhati-hati: Trump sebelumnya telah menyerukan pemangkasan suku bunga, dan perbedaan antara pernyataannya dan ekspektasi pasar yang sebenarnya masih berlanjut.

Secara teknikal, analisis S&P 500 menunjukkan bahwa tugas utama pembeli saat ini adalah menembus level resistance di $7.547. Jika berhasil, hal tersebut akan mengonfirmasi kelanjutan tren naik dan membuka jalan menuju $7.574. Mempertahankan kendali di atas $7.607 akan semakin memperkuat posisi pembeli. Di sisi bawah, pembeli perlu mempertahankan area $7.518. Penembusan di bawah level tersebut berpotensi mendorong indeks kembali ke $7.494 dan membuka jalan menuju $7.474.