Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Dapatkah Data Ketenagakerjaan AS Mendukung Dolar? (Risiko Penurunan pada #SPX dan #USDX)

parent
Analisis Forex:::2026-06-05T09:17:53

Dapatkah Data Ketenagakerjaan AS Mendukung Dolar? (Risiko Penurunan pada #SPX dan #USDX)

Bisakah pasar mengalihkan perhatian mereka dari perkembangan di Timur Tengah hari ini? Itulah pertanyaan kunci menjelang rilis laporan ketenagakerjaan AS.

Ketidakmampuan untuk menyelesaikan kebuntuan antara Amerika Serikat dan Iran telah membawa pada jalan buntu yang menimbulkan ketidakpastian signifikan di seluruh pasar keuangan.

Ketika konflik dimulai pada bulan Maret, reaksi pasar relatif jelas. Muncul pola tegas di mana kenaikan harga minyak menopang dolar AS dan menekan logam mulia. Meskipun hubungan ini masih ada, konsistensinya tidak sekuat sebelumnya. Misalnya, penurunan harga minyak tidak lagi secara otomatis berujung pada kenaikan harga emas. Belakangan ini, ada periode ketika pergerakan pasar tidak selaras, saat harga minyak dan emas sama-sama turun secara bersamaan.

Di pasar valas, Indeks Dolar AS selama dua minggu terakhir bergerak dalam rentang yang sangat sempit—yang tersempit selama satu tahun terakhir. Beberapa pasangan mata uang, seperti AUD/USD dan NZD/USD, mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir dibandingkan dengan EUR/USD dan GBP/USD. Namun, pengaruhnya terhadap indeks masih relatif terbatas.

Faktor utama di balik perilaku pasar ini adalah krisis berkepanjangan di Timur Tengah, tanpa kejelasan penyelesaian di depan mata. Konflik tersebut terus memberikan tekanan pada harga energi, yang berkontribusi terhadap kenaikan inflasi. Bank sentral memantau situasi ini dengan saksama, menyadari bahwa jika masalah ini tidak terselesaikan, mereka mungkin terpaksa menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi, yang pada gilirannya dapat semakin membebani perekonomian yang sudah rapuh.

Setiap hari, tajuk berita dipenuhi laporan mengenai perundingan antara Washington dan Teheran, diikuti kabar bahwa perundingan ditangguhkan, hanya untuk dilanjutkan kembali tak lama setelah itu. Para pelaku pasar juga harus mempertimbangkan retorika pemerintah AS dan Presiden Donald Trump, yang terus menyatakan keyakinan bahwa kemajuan sedang dicapai. Pasar tampaknya semakin skeptis terhadap pernyataan-pernyataan ini, tercermin dari berkurangnya pergerakan harga yang terarah di banyak aset. Sementara gejolak pasar cukup besar dari Maret hingga pertengahan Mei, dalam dua minggu terakhir rentangnya menyempit secara signifikan. Pada saat yang sama, volatilitas tetap tinggi. Volatilitas ini terutama didorong oleh pergerakan harga intraday yang tidak menentu, di mana aset sering menguat selama sesi sebelum kembali turun mendekati level penutupan hari sebelumnya.

Bahkan rilis data ekonomi penting pun belum mampu menstabilkan kondisi pasar. Di masa lalu, para pelaku pasar akan bereaksi aktif terhadap rilis semacam itu dengan membeli atau menjual aset, khususnya pasangan mata uang yang melibatkan dolar AS.

Hari ini, pasar akan menerima serangkaian laporan pasar tenaga kerja, termasuk data pengangguran AS, Nonfarm Payrolls, dan beberapa indikator penting lainnya. Para ekonom memperkirakan perekonomian AS menambah 85.000 lapangan kerja pada bulan Mei, turun dari 123.000 pada bulan April.

Ini menimbulkan pertanyaan penting: akankah pasar bereaksi secara berarti terhadap data tersebut?

Jawabannya sulit dipastikan. Sejak April, ketika laporan yang mencerminkan periode pasca-konflik mulai dirilis, pasar sebagian besar mengabaikan data pasar tenaga kerja. Hal yang sama bisa terjadi hari ini. Perhatian pasar masih sangat terfokus pada perkembangan di sekitar Selat Hormuz, Lebanon, dan jalannya negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Akibatnya, reaksi terhadap laporan Nonfarm Payrolls mungkin kembali tertahan. Kalaupun ada reaksi, kemungkinan akan lebih lemah dibandingkan dalam kondisi normal.

Apa yang bisa diharapkan dari pasar hari ini?

Menurut saya, kondisi tidak pasti saat ini kemungkinan akan bertahan hingga salah satu dari tiga hal terjadi: konflik berakhir, muncul sinyal jelas bahwa konflik hampir selesai, atau bank sentral mulai menaikkan suku bunga. Salah satu dari perkembangan ini dapat memicu pergerakan pasar yang lebih tegas dan berkelanjutan, terutama di pasar valuta asing.

Prediksi Hari Ini:

Dapatkah Data Ketenagakerjaan AS Mendukung Dolar? (Risiko Penurunan pada #SPX dan #USDX)Dapatkah Data Ketenagakerjaan AS Mendukung Dolar? (Risiko Penurunan pada #SPX dan #USDX)

#SPX

Kontrak berjangka CFD S&P 500 diperdagangkan di bawah level 7.550,65. Dengan latar belakang ketidakpastian pasar yang berkelanjutan dan potensi lemahnya data ketenagakerjaan AS, indeks berpotensi melemah menuju 7.494,00. Dalam skenario ini, posisi jual dapat dipertimbangkan di sekitar 7.526,37.

#USDX

Indeks Dolar AS terus bergerak dalam rentang mendatar 98,90–99,40. Ketidakpastian yang berkelanjutan terkait Selat Hormuz dapat mendorong indeks ini menuju batas bawah rentang di dekat 98,00. Level potensial untuk pembukaan posisi jual mungkin berada di sekitar 99,17.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...