Hari ini, pound Inggris bergerak sejalan dengan strategi Mean Reversion. Saya tidak membuka posisi apa pun berdasarkan strategi Momentum.
Pound menguat setelah rilis data GDP Inggris yang kuat, sementara euro mencatat kenaikan moderat setelah data pengangguran Jerman keluar lebih baik dari perkiraan. Rilis makroekonomi ini, yang dipublikasikan pada paruh pertama sesi perdagangan, memberikan dukungan jangka pendek bagi aset berisiko. Namun, momentum kenaikan tetap terbatas.
Fokus pasar sekarang akan beralih ke U.S. Consumer Confidence Index. Indikator ini mencerminkan ekspektasi rumah tangga terhadap kondisi ekonomi saat ini dan masa depan. Tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi umumnya menunjukkan kesiapan untuk berbelanja, yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan dolar AS. Sebaliknya, penurunan indeks dapat menandakan meningkatnya kekhawatiran konsumen, pelemahan belanja, dan pada akhirnya memberi tekanan pada dolar AS.
U.S. Bureau of Labor Statistics juga akan merilis JOLTS Job Openings and Labor Turnover Survey. Laporan ini memberikan wawasan penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja di luar tingkat pengangguran tradisional. Jumlah lowongan kerja yang tinggi disertai dengan perputaran tenaga kerja yang rendah dapat menunjukkan kuatnya permintaan tenaga kerja, memperkuat ekspektasi terhadap ekonomi yang sehat dan mendukung dolar AS. Sebaliknya, penurunan lowongan kerja dan meningkatnya perputaran tenaga kerja dapat ditafsirkan sebagai tanda melambatnya pasar tenaga kerja.
Housing Price Index juga akan dirilis. Indikator ini mencerminkan tren harga di pasar perumahan, yang merupakan komponen penting dari kekayaan rumah tangga dan dinamika inflasi. Kenaikan harga rumah umumnya menunjukkan kuatnya permintaan dan dapat menjadi sinyal tekanan inflasi, yang berpotensi mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga mendukung dolar AS.
Terakhir, Chicago PMI akan dipublikasikan. Indeks manufaktur regional ini merupakan indikator utama aktivitas di sektor manufaktur. Angka di atas 50 umumnya menandakan ekspansi, sementara angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi. PMI yang kuat dapat memberikan dukungan tambahan bagi dolar AS dengan menunjukkan ketahanan di sektor manufaktur.
Jika data yang dirilis lebih kuat dari perkiraan, saya akan mengandalkan strategi Momentum. Jika pasar menunjukkan sedikit atau tidak ada reaksi terhadap rilis data, saya akan tetap menggunakan strategi Mean Reversion.
Strategi Momentum (Breakout) untuk Paruh Kedua Hari Ini
EUR/USD
- Breakout di atas 1,1408 dapat mendorong euro menuju 1,1436 dan 1,1459.
- Breakout di bawah 1,1385 dapat mengirim euro turun menuju 1,1356 dan 1,1327.
GBP/USD
- Breakout di atas 1,3250 dapat mengangkat pound menuju 1,3270 dan 1,3290.
- Breakout di bawah 1,3220 dapat mendorong pound turun menuju 1,3191 dan 1,3170.
USD/JPY
- Breakout di atas 162,35 dapat mengangkat dolar AS menuju 162,64 dan 162,92.
- Breakout di bawah 162,10 dapat memicu penurunan menuju 161,83 dan 161,56.
Strategi Mean Reversion untuk Paruh Kedua Hari Ini

EUR/USD
- Saya akan mencari posisi jual setelah false breakout di atas 1,1414 yang kemudian diikuti pergerakan turun kembali ke bawah level ini.
- Saya akan mencari posisi beli setelah false breakout di bawah 1,1379 yang kemudian diikuti pergerakan naik kembali ke atas level ini.

GBP/USD
- Saya akan mencari posisi jual setelah terjadi false breakout di atas 1,3250 yang kemudian diikuti pergerakan kembali turun di bawah level ini.
- Saya akan mencari posisi beli setelah terjadi false breakout di bawah 1,3217 yang kemudian diikuti pergerakan kembali naik di atas level ini.

AUD/USD
- Saya akan mencari posisi jual setelah false breakout di atas 0,6895 yang diikuti pergerakan kembali ke bawah level ini.
- Saya akan mencari posisi beli setelah false breakout di bawah 0,6870 yang diikuti pergerakan kembali ke atas level ini.

USD/CAD
- Saya akan mencari posisi short setelah false breakout di atas 1,4246 yang diikuti pergerakan kembali ke bawah level ini.
- Saya akan mencari posisi long setelah false breakout di bawah 1,4220 yang diikuti pergerakan kembali ke atas level ini.