Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Analisis Harga GBP/USD. Proyeksi. Pound Inggris Pertahankan Kenaikan Mingguan

parent
Analisis Forex:::2026-07-05T22:29:17

Analisis Harga GBP/USD. Proyeksi. Pound Inggris Pertahankan Kenaikan Mingguan

Analisis Harga GBP/USD. Proyeksi. Pound Inggris Pertahankan Kenaikan Mingguan

Menjelang akhir pekan, pound Inggris menunjukkan stabilitas terhadap dolar AS dan menutup minggu ini di level yang sama, meskipun para investor semakin meragukan apakah Federal Reserve akan memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan September.

Kondisi pasar tenaga kerja AS saat ini tetap stabil, meskipun data non-farm payrolls (NFP) untuk bulan Juni berada di bawah prediksi. Selain itu, statistik untuk April dan Mei direvisi turun; secara total, 74.000 lapangan kerja lebih sedikit tercipta dalam dua bulan tersebut dibandingkan prediksi sebelumnya. Reaksi para pelaku pasar terhadap berita ini menggeser ekspektasi kenaikan suku bunga dari September ke Oktober.

Kepala Fed yang baru, Kevin Warsh, meski tidak memberikan proyeksi spesifik mengenai kebijakan moneter ke depan, menegaskan kembali komitmen Fed untuk memerangi inflasi. Dalam minggu mendatang, para pelaku pasar perlu mencermati risalah rapat FOMC menjelang rilis laporan inflasi AS berikutnya yang dijadwalkan pada 14 Juli.

Selain risalah tersebut, indikator penting inflasi dan pasar tenaga kerja juga mencakup PMI Jasa ISM. Klaim tunjangan pengangguran awal untuk minggu yang berakhir 4 Juli diperkirakan naik dari 215.000 menjadi 219.000.

Di Inggris, ketidakpastian politik menekan kinerja pound yang kini berada di level yang terlihat pada pertengahan Juni dan tetap berada di bawah simple moving average (SMA) 200 hari yang penting di 1,3400.

Meskipun Andy Burnham menegaskan tetap berpegang pada aturan anggaran yang berlaku saat ini, para investor tetap berhati-hati. Sementara itu, The Independent melaporkan bahwa ia mempertimbangkan insentif pajak untuk membantu anak muda membeli rumah pertama mereka.

Terkait data lainnya, PMI jasa Inggris Raya dari S&P Global kembali turun pada Juni dari 49,3 menjadi 48,8 poin, seiring merosotnya pesanan baru untuk bulan keempat berturut-turut. Laporan tersebut menyoroti tekanan biaya yang berkelanjutan dan penurunan permintaan konsumen.

Pada minggu mendatang, pidato perwakilan Bank of England dan publikasi laporan stabilitas keuangan juga dijadwalkan, yang berpotensi memengaruhi pasar.

Ekspektasi perubahan suku bunga dari Fed dan Bank of England tetap menjadi fokus. Menurut data Prime Terminal, probabilitas kenaikan suku bunga Fed pada 2026 diperkirakan sebesar 46%.

Dari sisi teknikal, pasangan GBP/USD diperdagangkan di bawah beberapa simple moving average (SMA) utama. Salah satunya berada di level psikologis 1,2400, sementara SMA berikutnya bertemu di sekitar 1,3409, yang membatasi potensi kenaikan jangka pendek. Akibatnya, kenaikan terbaru lebih tampak sebagai rebound korektif dalam pergerakan yang masih terbatas. Relative strength index (RSI) periode 14 berada di kisaran 52, yang menunjukkan kemajuan momentum yang moderat; namun, ini masih belum cukup untuk menembus tekanan dari level-level resistance yang disebutkan sebelumnya.

Support terdekat berada di sekitar SMA 20 hari, sementara support penting berada di area terendah Juni di sekitar 1,3150. Breakout tegas di zona ini akan membuka ruang bagi koreksi yang lebih dalam, meskipun momentum saat ini masih cenderung positif secara moderat.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...