Sepertinya para trader sudah kehilangan kepercayaan pada Trump dan pernyataan-pernyataannya serta tidak merasa khawatir tentang potensi konflik baru di Timur Tengah. Hal ini terlihat dari penguatan euro dan pound kemarin yang mengabaikan ketegangan antara AS dan Iran.
Sinyal utama untuk kemungkinan kenaikan berasal dari catatan pertemuan terbaru Federal Reserve. Meskipun tidak ada pelonggaran kebijakan lebih lanjut yang dibahas, keputusan untuk mempertahankan suku bunga di rentang 3,50–3,75% disepakati oleh semua anggota dengan hak suara. Selain itu, beberapa pejabat menyatakan bahwa ada alasan untuk mendukung kenaikan suku bunga, meskipun mereka kali ini memilih untuk menunggu dan melihat.
Tingkat inflasi masih di atas target 2%, dan komite mengaitkan hal ini dengan tarif, biaya energi yang tinggi, ketegangan di Timur Tengah, termasuk risiko penutupan Selat Hormuz, serta peningkatan permintaan akibat investasi besar di bidang kecerdasan buatan.
Hari ini tampaknya akan menjadi hari yang sibuk bagi pasar keuangan, khususnya di Eropa. Pada paruh pertama hari, fokus trader akan tertuju pada data neraca perdagangan Jerman yang akan dipublikasikan. Indikator ini penting untuk menilai kondisi ekonomi terbesar di Zona Euro dan bisa berdampak besar pada nilai tukar euro. Jika neraca perdagangan positif terkonfirmasi, diperkirakan akan mendukung penguatan mata uang Eropa tersebut.
Bersamaan dengan data Jerman, laporan dari European Central Bank mengenai pertemuan kebijakan moneter terakhir juga akan dirilis. Penting untuk dicatat bahwa bank sentral telah memutuskan untuk kembali menaikkan suku bunga. Kebijakan ini, yang bertujuan untuk mengatasi inflasi, seharusnya mendukung penguatan euro. Suku bunga yang lebih tinggi menjadikan investasi di aset Eropa lebih menarik bagi trader, yang dapat meningkatkan permintaan terhadap euro.
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah pertemuan Eurogroup. Diskusi mengenai tantangan ekonomi saat ini dan koordinasi kebijakan antar negara anggota Zona Euro bisa menambah volatilitas di pasar.
Mengenai pound, tidak ada rencana untuk merilis data statistik untuk Inggris hari ini. Ketiadaan informasi baru dari London menciptakan kekosongan berita, sehingga mendorong trader untuk bergantung pada tren dan harapan sebelumnya. Ini bisa membuat pergerakan pasangan tetap berada dalam pola yang ada, didorong oleh momentum pasar menuju kenaikan.
Jika data sesuai dengan harapan ekonom, disarankan untuk menggunakan strategi Mean Reversion. Namun, jika hasilnya jauh lebih tinggi atau lebih rendah dari perkiraan ekonom, maka sebaiknya terapkan strategi Momentum.
Strategi Momentum (Breakout):
Untuk Pasangan EUR/USD
Beli saat breakout di 1,1429, yang dapat mendorong kenaikan euro ke sekitar 1,1457 dan 1,1486;
Jual saat breakout di 1,1400, yang dapat mendorong penurunan euro ke sekitar 1,1385 dan 1,1365;
Untuk Pasangan GBP/USD
Beli saat breakout di 1,3406, yang dapat mendorong kenaikan pound ke sekitar 1,3432 dan 1,3462;
Jual saat breakout di 1,3380, yang dapat mendorong penurunan pound ke sekitar 1,3340 dan 1,3320;
Untuk Pasangan USD/JPY
Beli saat breakout di 162,55, yang dapat mendorong kenaikan dolar ke sekitar 162,92 dan 163,20;
Jual saat breakout di 162,35, yang dapat memicu penjualan dolar hingga sekitar 162,05 dan 161,80;
Strategi Mean Reversion (Retracement):

Untuk Pair EUR/USD
Cari posisi short setelah breakout yang gagal menembus di atas 1.1437 dan harga kembali turun di bawah level ini;
Cari posisi long setelah breakout yang gagal menembus di bawah 1.1415 dan harga kembali naik ke level ini;

Untuk Pair GBP/USD
Cari peluang short setelah breakout yang gagal menembus ke bawah 1.3405 dan harga kembali berada di bawah level ini;
Cari peluang long setelah breakout yang gagal menembus ke bawah 1.3379 dan harga kembali ke level ini;

Untuk Pair AUD/USD
Cari peluang sell setelah breakout yang gagal di bawah 0,6947 dan harga kembali turun di bawah level ini;
Cari peluang buy setelah breakout yang gagal di bawah 0,6925 dan harga kembali naik ke level ini;

Untuk Pair USD/CAD
Cari posisi sell setelah breakout yang gagal di bawah 1.4176 dan harga kembali turun di bawah level ini;
Cari posisi buy setelah breakout yang gagal di bawah 1.4155 dan harga kembali ke level ini;