Pada grafik per jam, EUR/USD memantul dari level Fibonacci retracement 100,0% di 1,1409 pada hari Rabu, berbalik mendukung euro, dan memulai kenaikan baru menuju level Fibonacci 76,4% di 1,1514. Pantulan dari level ini akan mendukung dolar AS dan dapat memicu penurunan moderat menuju 1,1409. Konsolidasi yang kuat di atas 1,1514 akan meningkatkan kemungkinan kenaikan lanjutan menuju level Fibonacci berikutnya di 1,1578 (61,8%).

Struktur gelombang pada grafik per jam masih tetap bearish meskipun telah terjadi upaya panjang dari pihak pembeli untuk kembali mengambil alih kendali. Gelombang turun terakhir yang telah selesai tidak berhasil menembus di bawah level terendah sebelumnya, sementara gelombang naik terakhir sejauh ini juga belum mampu melampaui level tertinggi sebelumnya. Sementara itu, situasi geopolitik kembali memburuk seiring dimulainya kembali operasi militer oleh Amerika Serikat dan Iran serta terganggunya jalur pelayaran melalui Selat Hormuz. Konfirmasi bahwa tren bearish telah berakhir baru akan terlihat jika terjadi penembusan di atas level tertinggi 1,1473. Namun, selama tiga minggu terakhir, minat beli masih tampak lemah.
Latar belakang fundamental pada hari Rabu kembali menyajikan sejumlah perkembangan penting. Sehari sebelumnya, pelaku pasar mengetahui bahwa inflasi Amerika Serikat melambat menjadi 3,5% secara tahunan, hasil yang sebagian besar tidak terduga. Pada hari Rabu juga dilaporkan bahwa Producer Price Index (PPI) turun lebih besar dari perkiraan pasar, melambat menjadi 5,5% secara tahunan. Kedua indikator inflasi ini bersama-sama mendukung pandangan bahwa proses disinflasi telah dimulai, yang berpotensi secara signifikan mengurangi sikap hawkish Federal Open Market Committee (FOMC).
Namun, meskipun disinflasi telah dimulai, fase ini mungkin tidak berlangsung lama. Pada Juni, harga minyak sempat turun kembali ke level sebelum konflik, tetapi konflik di Timur Tengah berlanjut pada Juli dan kembali mendorong harga minyak naik. Hingga Kamis pagi, harga minyak telah meningkat sekitar 15–20% dari titik terendahnya di bulan Juni. Akibatnya, laporan inflasi untuk Juli mungkin akan jauh kurang menggembirakan, sehingga memperkuat ekspektasi pasar atas pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut oleh FOMC. Meski demikian, masih sangat sulit untuk memprediksi bagaimana perkembangan situasi di Timur Tengah ke depan.

Pada grafik 4 jam, pasangan ini masih bergerak dalam kisaran sideways. Konsolidasi yang kuat di atas 1,1411 mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan. Namun, arah harga kerap berubah dalam beberapa sesi terakhir, sementara aktivitas perdagangan secara keseluruhan tetap lesu. Saat ini tidak terlihat adanya divergensi yang berkembang pada indikator mana pun. Saluran tren menurun masih tetap utuh.
Laporan Commitments of Traders (COT)

Selama pekan pelaporan terbaru, trader profesional menutup 12.228 posisi Long dan membuka 5.098 posisi Short. Dalam periode tujuh minggu yang mencakup Februari dan Maret, keunggulan besar pihak bullish menghilang akibat konflik yang melibatkan Iran. Namun, dalam lima belas minggu terakhir, posisi pasar menjadi lebih seimbang setelah penangguhan aksi militer di Timur Tengah. Saat ini, trader spekulatif memegang sekitar 223.000 posisi Long dan 239.000 posisi Short.
Secara keseluruhan, pelaku pasar institusional besar masih mempertahankan pandangan jangka panjang yang konstruktif terhadap euro. Berbagai perkembangan geopolitik dan makroekonomi dalam beberapa tahun terakhir, tentu saja, terus memengaruhi sentimen investor. Saat ini, pelaku pasar tetap fokus pada situasi di Timur Tengah, di mana operasi militer telah ditangguhkan dan perundingan telah dimulai, yang berpotensi membuka jalan bagi tercapainya perjanjian damai yang berkelanjutan. Pada saat yang sama, pasar masih mengabaikan perbaikan kondisi geopolitik, bersama dengan sejumlah faktor lain yang tetap mendukung euro.
Kalender Ekonomi (Amerika Serikat dan Zona Euro)
Amerika Serikat
- Penjualan Ritel (12:30 UTC)
- Klaim Pengangguran Awal (12:30 UTC)
Kalender ekonomi untuk 16 Juli hanya memuat dua rilis data terjadwal, yang keduanya tidak diperkirakan akan memberikan dampak signifikan. Karena itu, data makroekonomi kemungkinan hanya akan memberikan pengaruh terbatas terhadap sentimen pasar pada hari Kamis, terutama pada paruh kedua hari.
Perkiraan EUR/USD dan Ide Trading
Posisi Long menjadi relevan setelah terjadi konsolidasi yang meyakinkan di atas 1,1409 pada chart per jam, dengan target di 1,1514. Posisi Short dapat dipertimbangkan setelah terjadi konsolidasi yang meyakinkan di bawah 1,1409 pada chart per jam, dengan target di 1,1290. Namun, pergerakan pasar saat ini masih sangat lemah, dan level 1,1409 belum memberikan sinyal trading yang andal.
Level Fibonacci retracement digambar dari 1,1409 hingga 1,1850 pada chart per jam dan dari 1,1411 hingga 1,1850 pada chart 4 jam.