Analisis Grafik 5M GBP/USD

Pasangan GBP/USD turun pada hari Rabu ke area support 1,3465–1,3480, yang berpotensi menjadi titik akhir dari penguatan dolar baru-baru ini. Menurut pandangan kami, pergerakan turun belakangan ini terutama merupakan koreksi yang dipicu oleh faktor-faktor meragukan. Tidak ada pemicu fundamental atau makroekonomi jelas yang dapat menjelaskannya, karena koreksi teknikal sering terjadi secara independen dari berita dan peristiwa. Sebagai contoh, sepanjang minggu ini tidak ada rilis data makro yang mendukung dolar AS, tetapi dolar tetap menguat. Mungkin pasar sudah sepenuhnya yakin bahwa Federal Reserve akan memperketat kebijakan pada pertemuan berikutnya. Atau mungkin penjelasannya murni teknikal: pound telah menguat dalam waktu yang cukup lama dan saatnya mengalami pullback.
Kemarin tidak ada peristiwa penting di Inggris, sementara AS merilis laporan ketenagakerjaan ADP. Menurut ADP, tingkat ketenagakerjaan di sektor swasta hanya meningkat 38.000 pada bulan Agustus — bahkan lebih rendah daripada proyeksi terendah dan di bawah angka bulan sebelumnya. Dengan demikian, bahkan laporan ADP pun tidak mendukung dolar. Perlu diingat bahwa ADP tidak memiliki korelasi yang andal dengan data resmi Nonfarm Payrolls, sehingga data hari Jumat masih mungkin memberikan kejutan.
Secara teknikal, pound masih membentuk tren menurun, tetapi minggu ini banyak hal akan bergantung pada data pasar tenaga kerja AS, pengangguran, dan aktivitas usaha. Penurunan masih mungkin berlanjut, tetapi perlu diingat bahwa perekonomian dan pasar tenaga kerja AS dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan hasil yang relatif lemah.
Pada timeframe lima menit hari Rabu, terbentuk satu sinyal beli. Harga memantul dari area 1,3465–1,3480, yang membuka peluang posisi long dan mengindikasikan potensi kenaikan pound pada hari Kamis.
Laporan COT

Laporan COT untuk pound menunjukkan bahwa trader nonkomersial telah mendominasi pasar dengan posisi short selama beberapa bulan. Posisi bersih tetap negatif meskipun tren naik jangka panjang masih berlangsung. Dengan mempertimbangkan perkembangan di Timur Tengah, tidak mengherankan jika permintaan terhadap dolar sangat kuat pada paruh pertama tahun 2026. Perang secara resmi telah berakhir, tetapi konflik masih berlanjut; faktor penopang utama dolar AS dalam jangka pendek tetap geopolitik. Namun, sampai pound berkonsolidasi di bawah garis tren, kami tidak memperkirakan penurunan tajam pada GBP/USD.
Dalam jangka panjang, dolar diperkirakan akan melemah akibat kebijakan Trump, yang terlihat pada timeframe mingguan. Perang dagang akan terus berlanjut dalam satu atau lain bentuk untuk waktu yang lama, dan kebijakan Trump secara langsung maupun tidak langsung ditujukan untuk melemahkan mata uang AS. Tren naik jangka panjang tetap valid sebagaimana ditunjukkan oleh garis tren; harga baru-baru ini menguji ulang garis tersebut dan memantul. Berdasarkan COT terbaru (25 Agustus), kelompok nonkomersial membuka 16.300 kontrak beli dan 6.200 kontrak jual, sehingga posisi bersih meningkat sebesar 10.100 kontrak dalam seminggu.
Analisis Grafik 1 Jam GBP/USD

Pada timeframe satu jam, pasangan GBP/USD terus membentuk tren menurun baru, seperti yang ditunjukkan oleh garis tren. Namun, dalam jangka panjang, pound sterling masih terlihat berpotensi menguat. Kami masih belum melihat alasan kuat untuk kenaikan yang panjang dan kuat pada mata uang AS, dan minggu ini, laporan penting dari Amerika Serikat berpotensi menimbulkan banyak masalah bagi dolar. Namun, secara teknikal, penurunan saat ini terlihat cukup wajar.
Untuk 3 September kami menyoroti level-level penting berikut: 1,3042–1,3050, 1,3096–1,3115, 1,3179–1,3187, 1,3301–1,3309, 1,3369–1,3377, 1,3465–1,3480, 1,3588, 1,3671–1,3681. Garis Senkou Span B (1,3596) dan Kijun-sen (1,3535) juga dapat memberikan sinyal. Disarankan untuk memindahkan stop-loss ke titik impas setelah harga bergerak 20 pip ke arah yang benar. Garis-garis Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading.
Pada hari Kamis, Inggris akan merilis estimasi kedua PMI jasa untuk bulan Agustus (tidak berdampak besar ke pasar), dan AS akan merilis indeks jasa ISM serta data klaim awal tunjangan pengangguran sekunder. Kami memperkirakan bawa pasar kemungkinan hanya akan bereaksi terhadap indeks jasa ISM.
Rekomendasi Trading
Hari ini, para trader dapat membuka posisi jual dengan target di 1,3369–1,3377 jika harga menguatkan breakout ke bawah area 1,3465–1,3480. Posisi beli dapat dibuka hari ini jika terbentuk rebound dari area 1,3465–1,3480 dengan target di 1,3535 dan 1,3588.
Penjelasan ilustrasi
- Level support dan resistance harga (resistance/support) — garis tebal merah tempat pergerakan berpotensi berakhir; tidak selalu merupakan sinyal trading langsung.
- Kijun-sen dan Senkou Span B — garis Ichimoku yang dipindahkan dari timeframe empat jam ke timeframe satu jam; keduanya merupakan garis yang kuat.
- Level ekstrem — garis tipis merah tempat harga sebelumnya memantul; merupakan sumber sinyal trading.
- Garis kuning — garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada grafik COT — ukuran posisi bersih untuk setiap kategori trader.