
Pasangan mata uang EUR/USD menunjukkan volatilitas yang sedikit lebih tinggi pada hari Jumat dibandingkan awal minggu. Namun, lihat grafik volatilitas: Kamis bergerak 47 pip, Rabu 43 pip, dan Jumat, dengan rilis Nonfarm Payrolls dan data pengangguran, 58 pip. Jadi berlebihan untuk menyebut hari Jumat sangat volatil. Apa artinya ini? Para pelaku pasar memproses laporan Nonfarm Payrolls secara formal, yang menunjukkan bahwa data ini saat ini tidak menentukan nasib dolar.
Apa yang ditunjukkan laporan Nonfarms? Pada bulan Agustus tercipta 162.000 lapangan kerja, dan data dua bulan sebelumnya direvisi naik. Sekilas, terlihat jalur menuju penguatan dolar sudah terbuka. Namun, tidak sesederhana itu. Pasar menyaring setiap laporan melalui prisma kebijakan moneter Federal Reserve. Kami terus menegaskan: dengan kondisi saat ini, peluang pengetatan oleh Fed sangat kecil. Hal ini didukung oleh sikap yang terang-terangan netral dari banyak anggota FOMC, melambatnya inflasi dalam beberapa bulan terakhir, dan sosok Kevin Warsh, yang dikenal sebagai "anak buah" Trump.
Donald Trump terus menuntut penurunan suku bunga. Kami yakin ketika Warsh diangkat menjadi Ketua Fed, sudah ada suatu pemahaman bahwa kebijakan moneter akan disesuaikan dengan preferensi Gedung Putih. Masih harus dilihat apakah dapat ditemukan momen yang tepat agar tidak menimbulkan bayangan negatif bagi Warsh sendiri dan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap bank sentral. Tampaknya, saat untuk pemangkasan suku bunga belum tiba, tetapi kenaikan suku bunga secara politik sulit bagi Trump maupun Warsh. Karena itu kami masih berpendapat suku bunga tidak akan dinaikkan dalam hampir kondisi apa pun.
Lalu bagaimana posisi Nonfarm dalam hal ini? Data tersebut justru mempersulit tugas Warsh: jika pasar tenaga kerja mulai membaik, perhatian harus beralih ke inflasi, yang masih jauh di atas target. Namun, perhatikan data Nonfarm sepanjang tahun 2026, bukan per bulan. Pasar tenaga kerja tetap lesu dan hanya sesekali menampilkan angka yang layak. Tidak ada jaminan bahwa angka 162 ribu di bulan Agustus tidak akan turun menjadi 100 ribu atau kurang pada bulan Oktober, dan tidak ada kepastian bahwa September akan menghasilkan payrolls yang kuat. Karena itu, kami belum dapat mengatakan bahwa pasar tenaga kerja telah pulih. Jika demikian, rilis Nonfarm yang kuat tidak mengubah prospek kebijakan Fed, setidaknya untuk bulan September. Itu sebabnya permintaan terhadap mata uang AS tidak meningkat, dan minggu depan data inflasi AS — yang juga penting bagi Fed — akan dirilis.

Rata-rata volatilitas pasangan EUR/USD selama 5 hari perdagangan terakhir per 7 September sebesar 46 pip, yang dikategorikan "menengah-rendah". Kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak di antara 1,1568 dan 1,1660 pada hari Senin. Channel regresi linear utama telah berbalik naik, mengindikasikan tren naik. Indikator CCI telah memasuki wilayah oversold, yang memperingatkan kemungkinan berakhirnya fase koreksi.
Level support terdekat:
S1 – 1,1597
S2 – 1,1536
S3 – 1,1475
Level resistance terdekat:
R1 – 1,1658
R2 – 1,1719
R3 – 1,1780
Rekomendasi trading:
Pasangan EUR/USD mempertahankan tren naik pada timeframe empat jam, yang dapat menandai dimulainya fase baru tren naik global pada timeframe yang lebih panjang. Latar belakang fundamental global untuk dolar tetap negatif, meskipun pada 2026 faktor geopolitik dan kemudian sikap hawkish Fed sempat memberikan dukungan kuat bagi mata uang AS. Faktor-faktor tersebut saat ini sudah tidak lagi menopang dolar. Jika harga berada di bawah moving average, pertimbangkan posisi jual dalam konteks koreksi dengan target di 1,1568 dan 1,1536. Jika harga berada di atas moving average, posisi beli tetap relevan dengan target di 1,1658 dan 1,1719.
Penjelasan ilustrasi:
- Channel regresi linear membantu mengidentifikasi tren saat ini. Jika keduanya searah, tren dianggap kuat.
- Garis moving average (pengaturan: 20, 0, diperhalus) menentukan tren jangka pendek dan arah transaksi yang disarankan.
- Level Murray adalah level target untuk pergerakan harga dan koreksi.
- Level volatilitas (garis merah) menunjukkan kisaran harga yang diperkirakan untuk hari berikutnya berdasarkan volatilitas saat ini.
- Indikator CCI yang memasuki wilayah oversold (di bawah -250) atau overbought (di atas +250) memberi sinyal kemungkinan tren akan segera berbalik.