Analisis Grafik 5M EUR/USD

Pada hari Selasa, pasangan EUR/USD menunjukkan pemulihan yang moderat, tetapi pemulihan tersebut tampak meyakinkan hanya pada time frame yang sangat pendek. Pada grafik harian, pergerakan itu nyaris tak terlihat — euro tetap berada di area paling bawah pada time frame tersebut, sebuah area bawah yang dapat ditembus berkali-kali. Pandangan kami tidak berubah: penurunan euro dan kekuatan dolar yang sudah berlangsung sebulan terakhir tidak memiliki alasan yang jelas dan koheren. Kami melihatnya sebagai pergerakan inersia yang bersifat spekulatif. Selama sebulan terakhir, EUR/USD belum sekalipun membentuk koreksi yang berarti. Pergerakan satu arah yang begitu panjang jarang terjadi pada grafik harian, sehingga pergerakan belakangan ini jelas bukan didorong oleh faktor makro, geopolitik, atau fundamental. Pada hari Senin, tidak ada peristiwa besar atau rilis penting yang dapat membenarkan pergerakan pasar; kenaikan euro karenanya hanya merupakan retracement kecil dan sepele. Penurunan pasangan ini dapat dengan mudah kembali berlanjut hari ini.
Secara teknikal, pembentukan tren menruun masih berlanjut. Pasar telah membeli dolar selama empat minggu berturut-turut. Garis tren masih relevan, harga berada di bawah garis Ichimoku, sehingga penurunan pasangan ini sepenuhnya konsisten dari sudut pandang teknikal.
Pada time frame lima menit hari Selasa, muncul tiga sinyal trading yang cukup layak. Pertama, sinyal jual palsu terbentuk di dekat 1,1221, tetapi sinyal beli berikutnya di sekitar level yang sama terbukti valid dan memungkinkan trader membuka posisi long yang menghasilkan sekitar 30–35 pip. Penolakan dari area 1,1271–1,1274 membuka peluang posisi short, yang tetap relevan hingga hari ini.
Laporan COT

Laporan COT terbaru bertanggal 29 September. Pada grafik time frame mingguan, posisi bersih trader nonkomersial tetap "bearish" dan turun tajam pada 2026 akibat peristiwa geopolitik. Selama enam bulan terakhir, para trader terus melepas euro dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Donald Trump tidak berubah, tetapi untuk sementara waktu dolar kembali berperan sebagai "mata uang cadangan".
Namun, sejauh ini kami belum melihat faktor fundamental yang mendukung penguatan lanjutan mata uang AS. Perang di Timur Tengah membuat dolar sementara menjadi sangat menarik, dan sikap kebijakan moneter Federal Reserve kembali memberikan kejutan positif bagi dolar untuk kedua kalinya tahun ini. Dalam jangka panjang, euro berpotensi turun hingga $1,08 (garis tren), tetapi tren naiknya masih tetap relevan. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, pasar hanya memperhitungkan faktor yang positif bagi dolar dan mengabaikan faktor lainnya.
Susunan garis indikator merah dan biru menunjukkan kurang lebih adanya keseimbangan antara bull dan bear. Pada minggu pelaporan terakhir, posisi long di kelompok nonkmersial naik 17.500, sementara posisi short naik 28.400. Dengan demikian, posisi bersih selama seminggu turun 10.900 kontrak.
Analisis Grafik 1 Jam EUR/USD

Pada time frame satu jam, EUR/USD terus membentuk tren menurun. Federal Reserve turut memperkuat tren menurun ini, tetapi faktor tersebut kecil kemungkinan menjadi alasan utama kekuatan dolar saat ini. Bank Sentral Eropa seharusnya mendukung euro setelah dua kali menaikkan suku bunga pada 2026, dan data AS hari Jumat seharusnya memicu kejatuhan dolar. Namun, saat ini pasar tidak melihat adanya faktor yang mendukung euro. Dengan demikian, dolar terus membentuk tren kuat yang sekarang hanya bergantung pada sentimen pasar.
Untuk 7 Oktober, kami menyoroti level-level trading berikut — 1,1092, 1,1147, 1,1221, 1,1274, 1,1362–1,1368, 1,1461–1,1473, 1,1536–1,1542, 1,1585, 1,1657–1,1665, serta garis Senkou Span B (1,1405) dan Kijun-sen (1,1266). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, jadi perhitungkan hal ini saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa memindahkan Stop Loss ke titik impas jika harga sudah bergerak 15 pip ke arah yang benar. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Rabu, tidak ada rilis penting yang dijadwalkan di zona euro, Jerman, maupun AS. Risalah pertemuan Fed mungkin disebutkan secara longgar, tetapi itu pada dasarnya hanya formalitas — risalah dipublikasikan tiga minggu setelah pertemuan dan banyak kehilangan relevansinya pada saat itu.
Kesimpulan dari analisis di atas:
Trader dapat mempertimbangkan target untuk posisi jual di area 1,1221 dan 1,1147, karena kemarin terbentuk dua sinyal jual di area 1,1271–1,1274. Jika garis tren ditembus, pertimbangkan target untuk posisi beli: 1,1362–1,1368 dan 1,1405.
Penjelasan ilustrasi:
- Level support dan resistance harga (resistance/support) — garis tebal merah, tempat pergerakan harga mungkin berakhir. Garis-garis ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B — garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke time frame satu jam dari time frame empat jam. Ini adalah garis-garis yang kuat.
- Level ekstrem — garis tipis merah, yang sebelumnya menjadi titik pantulan harga. Ini adalah sumber sinyal trading.
- Garis kuning — garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada grafik COT — ukuran posisi bersih dari setiap kategori trader.