Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ GBP/USD – Analisis Smart Money: Menantikan Data Inflasi AS

parent
Analisis Forex:::2026-10-13T17:41:16

GBP/USD – Analisis Smart Money: Menantikan Data Inflasi AS

GBP/USD – Analisis Smart Money: Menantikan Data Inflasi AS

Pasangan GBP/USD sempat nyaris anjlok selama sebelas hari, tetapi untuk tiga minggu berturut-turut, kubu bull terus memberikan perlawanan mati-matian terhadap bear, mencegah mereka melanjutkan penurunan lebih jauh. Setiap upaya koreksi naik tertahan oleh bearish imbalance 30 yang kini berfungsi sebagai zona resistance. Alhasil, pound membentuk rentang lokal. Terlepas dari inflasi Inggris yang meningkat dan memperkuat sikap hawkish Bank of England, probabilitas tinggi kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya, dan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang lebih kuat daripada prediksi, trader bullish belum menemukan satu pun alasan kuat untuk melancarkan serangan selama lebih dari sebulan. Meskipun demikian, kondisi pound masih tidak seburuk euro, yang terus melemah. Laporan inflasi AS minggu ini bahkan dapat memberikan dukungan bagi pound karena hampir semua skenario data untuk bulan September sudah diperhitungkan pasar melalui ekspektasi terhadap kebijakan moneter FOMC. Dengan kata lain, pasar sudah memperhitungkan setidaknya satu lagi kenaikan suku bunga pada 2026, sehingga dolar sudah lebih dulu mendapat dorongan dari faktor ini, apa pun hasil data inflasi nanti. Namun, agar pasangan ini dpaat naik, bull tetap harus melancarkan serangan. Tidak ada jalan lain.

Perlu diingat bahwa para pelaku pasar masih memperkirakan dua kali pengetatan kebijakan moneter dari Bank of England, sama seperti dari The Fed. Sekali lagi, dot plot sebenarnya hanya mengarah pada satu kali pengetatan kebijakan, dan risalah FOMC terakhir menegaskan bahwa mayoritas pejabat bank sentral hanya memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga. Tentu saja, belum jelas apa yang akan terjadi pada 2027, tetapi untuk saat ini, itu proyeksi rata-rata tertimbang. Dengan demikian, dalam beberapa bulan mendatang, Bank of England pada akhirnya dapat menaikkan suku bunga lebih agresif dibanding The Fed, yang jelas tidak akan mendukung penguatan dolar AS lebih lanjut. Namun, pound bahkan belum mampu melakukan koreksi naik yang layak.

Seandainya The Fed tidak memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada September sekaligus memberi sinyal kesiapan untuk terus memperketat kebijakan moneter, saya masih akan memperkirakan pelemahan dolar AS. Saya tetap memperkirakan dolar akan melemah, tetapi dari level yang lebih tinggi (dari posisi sekarang yang sudah menguat). Namun, peluang bull saat ini sepenuhnya bergantung pada liquidity sweep di area terendah 28 Juli atau 24 Juni, serta terbentuknya pola bullish baru yang membutuhkan pergerakan naik meyakinkan. Pada grafik terlihat jelas bahwa sebagian besar reversal selama setahun terakhir terjadi setelah liquidity sweep, sehingga menurut saya ini adalah peluang yang cukup menarik. Reaksi terhadap bearish imbalance 30 sejauh ini masih lemah, yang dapat mengindikasikan momentum bearish mulai memudar. Ini bisa menjadi peluang bagi pound. Kecil, tetapi tetap peluang.

Apakah bear masih mempunyai ruang untuk mendorong harga terus turun? Menurut saya, ruang tersebut terbatas, tetapi harus diakui bahwa dolar masih berada pada posisi yang menguntungkan dan, selama belum terinvalidasi, imbalance 30 tetap memiliki prospek yang sangat baik untuk melanjutkan penguatan. Analisis grafik menunjukkan bahwa struktur tetap sepenuhnya bearish setelah liquidity sweep pada level tertinggi bulan Mei. Pound bereaksi terhadap bearish imbalance 27 dan memicu penurunan kurs sebesar 320 poin. Kini, bearish imbalance 30 memberi dasar untuk mengantisipasi penurunan lebih lanjut pada pound.

Arus berita ekonomi pada hari Selasa sangat lemah. Karena itu, rendahnya aktivitas trading dan berlanjutnya pergerakan dalam rentang hari ini dapat dipahami. Pasar menunggu laporan inflasi AS, meskipun secara umum sudah cukup jelas apa yang kira-kira akan ditunjukkan data tersebut.

Latar belakang fundamental secara keseluruhan masih sedemikian rupa sehingga, dalam jangka panjang, saya tidak dapat dan memang tidak mengharapkan apa pun selain pelemahan dolar AS. Perang antara Iran dan Amerika Serikat tidak mengubah pandangan saya. Perkembangan geopolitik sempat membuat pasar kembali mengingat status dolar sebagai aset safe haven selama beberapa bulan, tetapi fase paling akut konflik tersebut sudah terlewati. Arah kebijakan moneter FOMC selanjutnya masih belum pasti, sementara pasar masih terus mengantisipasi hanya pengetatan, dan ini alasan utama kepercayaan kubu bear. Namun, para pelaku pasar masih belum sepenuhnya memperhitungkan prospek pengetatan kebijakan moneter oleh Bank of England, seperti yang tercermin dari sejumlah pidato terbaru anggota MPC. Inflasi di Inggris meningkat, seperti di banyak negara lain, sehingga Bank of England praktis tidak mempunyai pilihan selain ikut menaikkan suku bunga.

Kalender Ekonomi untuk Amerika Serikat dan Inggris:

  • Amerika Serikat — Indeks Harga Konsumen (12:30 UTC).

Pada 14 Oktober, kalender ekonomi hanya memuat satu rilis penting. Latar belakang ekonomi ini diperkirakan akan memengaruhi sentimen pasar pada paruh kedua perdagangan hari Rabu.

Prediksi dan Rekomendasi Trading GBP/USD:

Prospek jangka panjang untuk pound masih bullish. Dalam beberapa minggu terakhir, bear memegang kendali pasar, tetapi rentang terlihat jelas pada grafik harian. Liquidity sweep pada swing high 1 Mei memicu penurunan baru di dalam channel horizontal, sementara sinyal jual di dalam inverted Imbalance 27 memungkinkan penurunan berlanjut. Dengan demikian, pound berpotensi melanjutkan penurunan menuju level terendah bulan Juni. Likuiditas pada area terendah tersebut mungkin tersapu terlebih dahulu, kemudian diikuti reversal yang menguntungkan pound. Reaksi terhadap imbalance 30 saat ini masih lemah, dan di situ peluang utama pound berada. Namun, agar trader dapat benar-benar mengantisipasi pergerakan naik, dibutuhkan sesuatu yang lebih dari sekadar reaksi lemah terhadap pola bearish di tengah momentum bearish yang masih dominan. Pound dan kubu bull membutuhkan break of structure—atau setidaknya invalidasi atas imbalance 30.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...