Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ GBP/USD – Analisis Smart Money: Struktur Grafik yang Menguntungkan dan Pound yang Kuat

parent
Analisis Forex:::2026-11-02T17:42:16

GBP/USD – Analisis Smart Money: Struktur Grafik yang Menguntungkan dan Pound yang Kuat

GBP/USD – Analisis Smart Money: Struktur Grafik yang Menguntungkan dan Pound yang Kuat

GBP/USD telah mengambil langkah signifikan menuju impuls bullish baru di dalam rentang trading tahunannya. Likuiditas tersapu turun di bawah level terendah 24 Juni, sehingga memberi peluang bagi trader bullish untuk mendorong pasangan ini naik 260 poin. Pergerakan ini kemudian diikuti oleh reaksi terhadap bearish imbalance dari tanggal 29, koreksi pullback, reaksi terhadap bullish imbalance dari tanggal 31, pembalikan yang menguntungkan pound, dan satu kenaikan lagi menuju imbalance dari tanggal 29. Pullback korektif baru tidak sepenuhnya sejalan dengan gambaran keseluruhan pada tahap ini, meskipun hal itu bukan berarti sepenuhnya mustahil. Bank of England diperkirakan akan mengetatkan kebijakan moneter minggu ini, yang seharusnya mendukung trader bullish. Federal Reserve, sebaliknya, tidak mendukung trader bearish sejauh yang mungkin mereka harapkan. Harapan utama mereka mungkin adalah Kevin Warsh akan menyampaikan komitmen eksplisit terhadap pengetatan kebijakan moneter selanjutnya pada tahun depan. Hanya sedikit ketidakpastian yang tersisa terkait rapat bulan Desember. Menurut pandangan saya, para pelaku pasar sudah memperhitungkan berita-berita yang positif bagi dolar ke dlaam harga. Sekarang giliran pound. Menjelang pemilu AS, dolar terus melemah, meskipun reaksi lain terhadap imbalance dari tanggal 29 dan sell-side liquidity sweep di bawah swing low sebelumnya tetap mungkin terjadi.

Faktor penting bagi prospek pound adalah ekspektasi pasar bahwa akan ada tiga kali pengetatan kebijakan moneter dari Bank of England, dibandingkan hanya satu atau, paling banyak, dua dari Federal Reserve. Dot plot juga mengindikasikan satu kali pengetatan kebijakan dalam setahun ke depan, sementara risalah terbaru FOMC menegaskan bahwa sebagian besar pejabat bank sentral hanya memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga. Tentu saja, mustahil untuk mengetahui bagaimana perkembangan situasi pada 2027, tetapi itu adalah prediksi rata-rata tertimbang saat ini. Konsekuensinya, Bank of England berpotensi menaikkan suku bunga secara lebih agresif dibandingkan Federal Reserve dalam beberapa bulan mendatang, yang jelas tidak mendukung penguatan lebih lanjut dolar AS. Dolar sejauh ini sudah sangat diuntungkan oleh ekspektasi pengetatan kebijakan Fed, dan kini pasar dapat mulai memperhitungkan pengetatan kebijakan Bank of England ke dalam harga. Perkembangan geopolitik saat ini menjadi satu-satunya faktor yang mendukung dolar.

Jika Federal Reserve tidak menaikkan suku bunga pada bulan September dan tidak memberi sinyal kesiapan untuk terus memperketat kebijakan moneter, penurunan dolar AS justru sudah diperkirakan sejak sebulan lalu. Ekspektasi tersebut tetap berlaku. Dalam jangka panjang, prospek pound masih bullish.

Apakah trader bearish masih punya ruang untuk mendorong pasar lebih rendah? Menurut saya, potensi yang tersisa di pihak mereka terbatas. Dalam dua bulan terakhir, trader bearish tampaknya telah mendorong dolar ke level yang tergolong tinggi menurut standar saat ini. Perlu diingat bahwa pasar memiliki alasan kuat untuk membeli dolar pada 2026, tetapi ada pula alasan bagi penguatan pound yang kala itu diabaikan pelaku pasar. Akibatnya, pembalikan arah dimulai beberapa minggu lalu, dan pergerakan ini jauh lebih konsisten dengan fundamental yang mendasari dibandingkan penurunan sebelumnya.

Berita ekonomi pada hari Senin bukan pemicu penguatan pound. Laporan penting pertama baru dirilis menjelang akhir sesi, sedangkan trader bullish sudah mendorong pasangan ini naik dengan meyakinkan sepanjang hari. Karena itu, perkembangan geopolitik dan dinamika politik dalam negeri AS kemungkinan akan tetap menjadi fokus utama pasar hingga Kamis dan Jumat. Setelah itu, perhatian akan beralih ke rapat Bank of England dan data pasar tenaga kerja AS.

Latar belakang fundamental secara keseluruhan masih mengarah pada satu skenario yang tampak paling mungkin, yaitu pelemahan dolar AS dalam jangka panjang. Perang antara Iran dan Amerika Serikat tidak mengubah pandangan ini. Perkembangan geopolitik sempat mendorong pasar untuk fokus pada status dolar sebagai aset safe haven selama beberapa bulan, tetapi fase paling akut dari konflik tersebut sudah terlewati. Kebijakan moneter FOMC ke depan masih belum pasti, sementara pasar terus mengantisipasi pengetatan lebih lanjut. Ini alasan utama mengapa trader bearish tetap optimistis. Namun, pelaku pasar masih mengabaikan prospek pengetatan kebijakan Bank of England. Inflasi di Inggris meningkat, sebagaimana juga terjadi di berbagai belahan dunia, sehingga Bank of England praktis tidak punya banyak pilihan selain menaikkan suku bunga.

Kalender Ekonomi Amerika Serikat dan Inggris

  • Amerika Serikat – Lowongan Pekerjaan JOLTS (15:00 UTC).
  • Amerika Serikat – Pemilu Kongres.

Kalender ekonomi untuk 3 November memuat dua agenda penting. Dampaknya terhadap sentimen pasar pada hari Selasa kemungkinan relatif terbatas.

Prediksi dan Saran Trading GBP/USD

Prospek jangka panjang pound tetap bullish. Trader bearish memang menguasai pasar dalam beberapa minggu terakhir, tetapi rentang trading yang jelas terlihat pada grafik harian masih utuh. Liquidity sweep di bawah swing low 1 Mei memicu penurunan di dalam rentang horizontal. Namun, likuiditas juga tersapu di bawah level terendah bulan Juni, sehingga memberi ruang bagi trader bullish untuk kembali mengendalikan pasar. Karena itu, prospek jangka pendek kini dinilai bullish.

Bagi trader, hal ini berarti posisi beli yang sudah dibuka sebaiknya tetap dipertahankan untuk saat ini. Minggu lalu, sinyal beli terbentuk di dalam imbalance dari tanggal 31, yang memberi kesempatan untuk membuka posisi long baru. Masih belum jelas apakah pasangan ini akan kembali bereaksi terhadap imbalance dari tanggal 29 untuk kedua kalinya, yang berpotensi memicu pullback korektif lain karena arus berita beberapa hari ke depan dapat memicu berbagai reaksi pasar. Namun, skenario yang lebih mungkin tetap berupa kelanjutan kenaikan pound. Target pound berada dekat batas atas rentang trading di 1,3670. Perlu juga diingat bahwa bullish imbalance baru terbentuk pada hari Kamis lalu, yang semestinya memberi dukungan tambahan bagi trader bullish.

Analyst InstaForex
Bagikan artikel ini:
parent
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...