
USD/JPY diperkirakan akan diperdagangkan dengan bias bearish. Jumat lalu, saham-saham AS turun tipis, tertekan oleh saham-saham teknologi, energi dan semikonduktor. Dow Jones Industrial Average turun 0,2% ke 17897, S&P 500 turun 0,1% ke 2080, dan Nasdaq Composite turun 0,2% ke 4938.
Minyak mentah Nymex kembali turun 2,8% ke $40,36 per barel Jumat lalu. Selanjutnya pagi ini, setelah kegagalan para produsen minyak mencapai kesepakatan pembekuan produksi para rapat di Doha hari Minggu, harga minyak mentah turun sebanyak-banyaknya 6,8% ke $37,61 per barel.
Didorong oleh penurunan harga minyak, dolar AS menguat terhadap dolar Kanada, dengan USD/CAD naik 1,3% ke 1,2985 pagi ini dari posisi Jumat lalu di 1,2819. AUD/USD sekali lagi turun 1,4% ke 0,7588 pagi ini. Pasangan ini membuka perdagangan dengan celas bearish pagi ini yang belum terisi. Saat ini, AUD/USD melewati di bawah band Bollinger yang lebih rendah, yang memerlukan akselesari penurunan. Dan RSI telah turun di bawah level oversold 30 kekurangan momentum kenaikan. Outlook intraday berbalik sangat bearish dan pasangan ini akan kembali mengunjungi target penurunan pertama di 107,75 sebelum turun lebih jauh ke 107,30.
Rekomendasi Trading:
Pasangan ini diperdagangkan di bawah titik pivot dan kemungkinan akan trading dalam range yang lebih rendah selama tetap di bawah titik pivotnya. Posisi short disarankan dengan target pertama di 107,70. Jika target ini dilewati maka USD/JPY akan bergerak turun lebih dalam ke 107,30, Titik pivot berada di 108,85. Jika harga bergerak sebaliknya dan naik dari level support, maka harga akan bergerak di atas titik pivot dan akan bergerak terus naik. Berdasarkan skenario ini, posisi long disarankan dengan target pertama di 109,45 dan target kedua di 109,75.
Level Resistance: 109,45, 119,75, 110,10
Level Support: 107,70, 107,30, 107