
USD/JPY diperkirakan akan diperdagangkan dengan bias bullish. Jumat lalu, indeks saham AS mencatatkan sesi meruhi lainnya meskipun terdapat data perdagangan ritel yang meningkat (+1,3% bulan-per-bulan pada April dibandingkan prediksi +0,8% dan -0,3% pada Maret). Saham ritel terus melemah, dengan Nordstrom Inc (JWN) melemah 13,4% dan J.C. Penney (JCP) melemah 2,8%. Dan harga minyak yang turun juga membebani saham. The Dow Jones Industrial Average kehilangan 1,1% menjadi 17535, S&P 500 turun 0,9% menjadi 2046, dan Nasdaq Composite turun 0,4% menjadi 4717.
Minyak mentah Nymex bertahan 1,1% lebih rendah di $46,21 per barel, emas naik 0,8% menjadi $1.273 per ons dan yield Treasury acuan 10-tahun turun menjadi 1,705% dari 1,758% pada sesi sebelumnya.
Di sisi forex, dolar AS terus menguat atas mata uang utama lainnya sementara data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan membantu mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga tambahan oleh Federal Reserve. EUR/USD turun 0,6% ke titik terendah 2-pekan di 1,1305 (titik terendah harian di 1,1281), GBP/USD melemah 0,6% ke 1,4361. Di sisi lain, USD/JPY turun 0,4% ke 108,60 (tertinggi harian di 109,48).
Sementara itu, mata uang berbasis komoditas secara umum melemah terhadap dolar, dengan USD/CAD naik 0,7% menjadi 1,2940 dan AUD/USD turun lagi 0,9% menjadi 0,7263. NZD/USD kehilangan 0,7% dan ditutup di 0,6763, lagi-lagi dibawah moving average 200-harinya. Pasangan tersebut menguji kembali target sisi atas pertama di 109,40 lagi Jumat lalu sebelum memasuki konsolidasi. Kini, level 108,20 berfungsi sebagai support kunci, dan pasangan tersebut naik dan menembus keatas moving average 20- dan 50-periode (chart 30-menit). Di saat bersamaan, indeks kekuatan relatif harian kembali ke level netralitas 50 dari sisi bawah dan kembali, mencari momentum naik selanjutnya untuk pasangan tersebut. Jika pasangan tersebut akhirnya sukses untuk mencapai level 109,40 (yang diujinya setiap hari pada 10-13 Mei), diperkirakan ia akan terus melaju menuju 109,90 (resistance kunci yang terlihat pada 20-21 April)
Rekomendasi trading:
Pasangan tersebut diperdagangkan diatas titik pivotnya. Tampaknya ia akan diperdagangkan di range yang lebih luas selama ia masih berada diatas titik pivotnya. Karenanya, posisi long direkomendasikan dengan target pertama di 109,40 dan kedua di 109,90. Dalam skenario alternatif, posisi short direkomendasikan dengan target pertama di 107,40 jika harga bergerak dibawah titik pivotnya. Penembusan target ini tampaknya akan menekan pasangan tersebut terus turun, dan ekspektasi target kedua berada di 107. Titik pivot berada di 108,20.
Level resistance: 109.40, 109.90, 110.45
Level support: 107.40, 107, 106.55