
USD/JPY diperkirakan akan diperdagangkan dengan bias bearish. Pasangan ini mencapai level terendah di 105,60 kemarin sebelum mencatatkan kenaikan. Namun kenaikan saat ini kehilangan tenaga, sementara pasangan ini kesulitan untuk bertahan di level 106,00. Pada hari Selasa, indeks saham As ditutup lebih rendah, memperpanjang penurunan selama empat sesi berturut-turut. Investor tetap waspada menjelang rapat penetapan suku bunga Federal Reserve selama 2 hari yang dimulai pada hari Rabu. Dow Jones Industrial Average turun 0,3% ke 17674, S&P 500 turun 0,2% ke 2075 dan Nasdaq Composite turun 0,1% ke 4843. Saham-saham keuangan menunjukkan kinerja terburuk.
Saham-saham Eropa melanjutkan penurunan dengan Stoxx Europe 600 kembali turun 1,9%.
Yield treasury acuan 10 tahun AS turun ke 1,611% dari 1,616% hari Senin. Sementara, yield surat utang 10 tahun Jerman melewati di bawah nol untuk pertama kalinya.
Minyak mentah Nymex turun 0,8% ke $48,49 per barel melanjutkan penurunan selama empat sesi berturut-turut. Sebaliknya, emas naik 0,1% ke $1285 per ounce dengan naik selama 5 sesi berturut-turut dan 3,4%. Sementara itu, perak turun 0,3% ke $17,38 per ounce.
Dari sisi ekonomi, pemerintah AS melaporkan bahwa penjualan retail naik 0,5% per bulan di Mei (dari +0,3% ekspektasi, +1,3% di April).
Dari trading Forex, dolar AS meraih momentum kenaikan saat pound Inggris dan euro terus turun karena ketakutan Brexit. Menyusul serangkaian survei yang mengindikasikan unggulnya suara "keluar dari UE" dibandingkan dengan suara "tetap di UE' menjelang referendum keanggotaan Inggris di UE pekan depan, GBP/USD turun 1,1% ke level terendah 2 bulan di 1,4114 (level terendah harian di 1,4089), dan EUR/USD turun 0,7% ke 1,1206 (level terendah di 1,1186).
Yen terus mendapatkan penawaran dengan USD/JPY turun 0,1% ke 106,10 (level terendah harian di 105,60).
Selain itu, harga minyak yang lebih rendah tetap membebani dolar Kanada, dan USD/CAD naik 0,3% lebih tinggi ke 1,2870, menambah kenaikan tootal menjadi 1,4% selama 4 sesi kenaikan beruntun.
Kurang momentum kenaikan juga diindikasikan oleh RSI intraday (Chart 30 menit) yang bervariasi di sekitar level netral 50 dengan bias bearish. Pasangan ini oleh karena itu diharapkan akan kembali ke target penurunan pertama di 105,65 (di sekitar level terendah kemarin) sebelum turun lebih dalam menuju 105,30 (terakhir di Oktober 2014).
Rekomendasi:
Pasangan ini diperdagangkan di bawah titik pivotnya dan kemungkinan dalam range yang lebih rednah selama tetap di bawah titik pivot. Posisi jual disarankan dengan target pertama di 105,65. Jika target dilewati maka akan menggerakkan pasangan ini terus turun ke 105,30. Titik pivot di 106,55. Jika harga berbalik arah dan naik dari level support, maka pasangan ini akan bergerak di atas titik pivot dan kemungkinan terus naik. Berdasarkan skenario ini, posisi beli disarankan dengan target pertama di 107,20 dan kedua di 107,50.
Level Resistance: 107,20, 107,45, 107,95
Level Support: 105,65, 105,30, 105,00